Kemenangan mengejutkan Southampton atas Arsenal pada pertandingan perempat final Piala FA 2026 masih menjadi perbincangan hangat. Bertanding di St Mary’s Stadium, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB, The Saints sukses menyingkirkan salah satu tim terkemuka di Inggris dengan skor akhir 2-1, seperti dilansir dari Bola.
Hasil pertandingan ini mengamankan posisi Southampton di babak semifinal, membuka peluang untuk tampil di Stadion Wembley. Sebaliknya, Arsenal harus menerima kenyataan pahit kegagalan dalam melanjutkan kiprahnya di kompetisi bergengsi ini.
Pencapaian ini tidak datang dengan mudah bagi Southampton. Tim tersebut harus mengerahkan seluruh tenaga dan strategi untuk meredam dominasi permainan Arsenal yang sejak awal pertandingan telah menunjukkan intensitas serangan.
Salah satu pemain Southampton, Leo Scienza, mengungkapkan rasa bangganya atas performa tim. Ia menilai perjuangan mereka layak membuahkan kemenangan dalam laga yang penuh tekanan.
Scienza dengan tegas menyatakan bahwa kemenangan yang diraih timnya bukanlah hasil dari keberuntungan semata. Menurutnya, ini adalah buah dari dedikasi, kerja keras, dan disiplin tinggi yang diterapkan sepanjang pertandingan.
"Luar biasa. Tidak ada kata-kata untuk menggambarkan seberapa keras kami berjuang hari ini. Ini bukan keberuntungan, kami berjuang sangat keras dan kami pantas mendapatkannya," ujar Scienza.
Pemain tersebut juga mengapresiasi kematangan permainan timnya. Mereka mampu menunjukkan ketenangan yang luar biasa saat menghadapi gempuran tekanan dari tim Arsenal.
"Kami bermain dengan sangat baik, sangat dewasa. Sekarang kami ingin menikmati malam ini dan momen ini. Besok kami harus kembali fokus karena jadwal sangat padat," tambahnya.
Respek Terhadap Arsenal dan Kunci Persiapan Matang
Meskipun meraih kemenangan, Scienza tetap menunjukkan rasa hormat yang tinggi kepada Arsenal. Ia menyebut lawannya tersebut sebagai salah satu tim terbaik di dunia saat ini.
"Mereka adalah tim terbaik di Inggris dan salah satu yang terbaik di dunia saat ini, jadi sangat sulit menghentikan kualitas mereka, tetapi kami melakukannya dengan sangat baik," kata Scienza.
Scienza memandang bahwa persiapan yang matang menjadi faktor kunci keberhasilan Southampton dalam pertandingan tersebut. Mereka telah mempelajari pola permainan Arsenal secara mendalam.
"Kami banyak belajar dan mempelajari mereka. Kami tahu kapan harus bertahan. Rekan-rekan saya sangat tenang di depan gawang dan kami pantas menang," jelasnya.
Peluang Pribadi dan Atmosfer St Mary’s
Scienza juga bercerita tentang momen-momen personal di lapangan, termasuk peluang emas yang nyaris berbuah gol. Pada babak pertama, ia sempat mencoba melewati kiper lawan namun gagal karena tidak menyadari kehadiran bek.
"Di babak pertama saya mencoba menggiring bola melewati kiper, saya tidak melihat bek yang datang dari belakang. Saya terlalu santai. Seharusnya itu jadi gol, tidak ada alasan," tuturnya.
Pada babak kedua, ia kembali kurang beruntung saat peluangnya tidak berujung gol. "Terkadang bola mengenai tiang dan masuk, kadang tidak. Tapi sepak bola memang seperti itu. Yang paling penting adalah aksi berikutnya," imbuhnya.
Selain itu, Scienza juga menyoroti peran atmosfer luar biasa di St Mary’s yang dianggapnya memberikan kontribusi signifikan terhadap kemenangan tim.
"Ini keindahan kompetisi piala. Tim dari Championship bermain di kandang dengan atmosfer luar biasa. Para suporter kami luar biasa," pungkas Scienza. Ia menegaskan bahwa meskipun kualitas pemain Arsenal tetap tinggi, keuntungan sebagai tuan rumah berhasil dimaksimalkan oleh Southampton.
Fokus ke Wembley dengan Sikap Rendah Hati
Meski sukses menyingkirkan tim sekelas Arsenal, Scienza mengingatkan rekan-rekannya bahwa perjalanan menuju gelar masih panjang. Ia menekankan pentingnya menjaga fokus dan tidak terlena dengan kemenangan ini.
"Jika Anda ingin juara, Anda harus mengalahkan semua tim. Tapi sekarang kami hanya ingin bersyukur. Besok adalah hari baru," kata Scienza.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh rekan setimnya yang telah berjuang maksimal. "Saya ingin berterima kasih kepada rekan-rekan setim saya. Tanpa mereka, malam luar biasa ini di St Mary’s tidak mungkin terjadi."
Dengan kemenangan ini, Southampton tidak hanya menciptakan kejutan besar, tetapi juga mengirimkan sinyal kuat bahwa mereka adalah tim yang patut diperhitungkan dalam perebutan gelar Piala FA musim ini.