Stadion Indomilk Arena, yang menjadi markas Persita Tangerang, mengalami kerusakan parah setelah diterjang angin puting beliung pada Senin, 30 Maret 2026. Peristiwa ini menimbulkan dampak signifikan pada fasilitas stadion, terutama bagian atap yang tampak berserakan akibat kencangnya hembusan angin, sebagaimana dilansir dari Bola.
Manajemen Persita Tangerang segera merilis pernyataan resmi menanggapi kejadian tersebut. Mereka menyatakan sedang berkoordinasi secara intensif dengan pengelola stadion dan pihak keamanan untuk mengatasi kerusakan yang terjadi.
Pernyataan klub yang dikeluarkan pada Selasa, 31 Maret 2026, menegaskan komitmen mereka dalam menangani situasi. "Sehubungan dengan kerusakan yang terjadi di Stadion Indomilk Arena akibat terjangan angin puting beliung pada 30 Maret 2026, manajemen Persita terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak pengelola stadion dan pihak keamanan," demikian bunyi rilis resmi dari Persita.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kelanjutan laga kandang Persita Tangerang di sisa musim BRI Super League 2025/2026. Pendekar Cisadane dijadwalkan akan menjamu Arema FC pada 10 April 2026.
Manajemen klub belum dapat memberikan kepastian status pertandingan tersebut, termasuk kemungkinan kehadiran penonton. Informasi lebih lanjut akan disampaikan melalui kanal media sosial resmi Persita. Pihak klub juga menyampaikan apresiasi atas pengertian dan dukungan dari seluruh Persita Fans.
Riwayat Renovasi dan Permasalahan Atap
Stadion Indomilk Arena sebelumnya telah menjalani renovasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sepanjang tahun 2024 hingga 2025. Renovasi ini mencakup peningkatan fasilitas seperti drainase, tribun, pencahayaan, dan penambahan kursi tunggal.
Namun, setelah proses renovasi, beberapa masalah masih muncul. Salah satunya adalah insiden atap stadion yang sering bocor saat hujan lebat. Puncak permasalahan ini terjadi pada 30 Maret 2026 ketika atap stadion terlepas dan berhamburan akibat terjangan angin kencang, menunjukkan kurangnya kekuatan struktur bangunan.