Pemerintah Tetapkan Hari Pendidikan Nasional 2026 Bukan Libur Nasional

SKB 3 Menteri menetapkan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 bukan hari libur nasional meski berdekatan dengan momen long weekend awal Mei.

Pemerintah memastikan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada Sabtu, 2 Mei 2026, tidak termasuk dalam daftar hari libur nasional maupun cuti bersama. Ketetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang mengatur penanggalan resmi sepanjang tahun 2026.

Dilansir dari Medcom, meskipun Hardiknas bukan merupakan tanggal merah, masyarakat tetap akan menikmati periode libur panjang pada awal bulan. Hal ini disebabkan oleh peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada Jumat, 1 Mei 2026, sehingga tercipta momen libur akhir pekan yang menyambung.

Data SKB 3 Menteri menunjukkan bahwa bulan Mei 2026 memiliki total empat hari libur nasional dan dua hari cuti bersama. Jadwal ini menjadi acuan utama bagi sektor publik dan swasta dalam mengatur kalender operasional mereka selama satu bulan penuh.

Daftar hari libur nasional pada Mei 2026 dimulai dengan Hari Buruh Internasional (1 Mei), Kenaikan Yesus Kristus (14 Mei), Iduladha 1447 Hijriah (27 Mei), dan Hari Raya Waisak 2570 BE (31 Mei). Sementara itu, cuti bersama ditetapkan pada 15 Mei dan 28 Mei.

Daftar Hari Libur dan Cuti Bersama Mei 2026
Hari/Tanggal Keterangan
Jumat, 1 Mei 2026 Hari Buruh Internasional
Kamis, 14 Mei 2026 Kenaikan Yesus Kristus
Jumat, 15 Mei 2026 Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus
Rabu, 27 Mei 2026 Iduladha 1447 Hijriah
Kamis, 28 Mei 2026 Cuti Bersama Iduladha 1447 Hijriah
Minggu, 31 Mei 2026 Hari Raya Waisak 2570 BE

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga telah meresmikan tema peringatan Hardiknas tahun ini. Fokus utama peringatan tersebut diarahkan pada upaya peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh melalui partisipasi berbagai pihak.

Tema Hardiknas 2026 adalah "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua". Penegasan tema ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi masyarakat dalam menciptakan standar pendidikan yang berkualitas bagi seluruh lapisan warga negara.

Recommended