Federasi Akuatik Indonesia (FAI) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakornas) di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 28 Februari 2026. Pertemuan penting ini berfokus pada dinamika organisasi serta perumusan strategi untuk masa depan akuatik Indonesia.
Salah satu agenda utama Rakornas adalah pembahasan intensif mengenai persiapan menuju Asian Games 2026. Ajang olahraga multicabang terbesar di Asia tersebut akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang, mulai 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Ketua Umum FAI, Anindya Bakrie, menyampaikan harapannya agar Rakornas kali ini dapat menghasilkan kesepakatan-kesepakatan krusial. Harapan besar FAI, seperti dilansir dari Bola, terutama tertuju pada upaya untuk kembali meraih medali di Asian Games.
“Semoga di Asian Games tahun ini kita ingin sekali memecahkan telor untuk kembali bisa mendapatkan medali,” ujar Anindya Bakrie, menegaskan tekad federasi untuk mengakhiri puasa medali di kancah Asia.
Prestasi renang Indonesia di tingkat Asia memang telah lama terhenti. Para atlet akuatik Indonesia masih harus berjuang keras untuk dapat bersaing di level tertinggi, khususnya dalam ajang Asian Games.
Kali terakhir perenang Indonesia berhasil membawa pulang medali dari Asian Games adalah pada edisi 1990. Saat itu, tim Indonesia berhasil meraih tiga medali perunggu.
Medali-medali tersebut disumbangkan oleh Richard Sam Bera pada gaya bebas 100m putra, Wirmandi Sugriat di gaya dada 200m putra, serta tim estafet gaya bebas 4x100m putri. Tim estafet diperkuat oleh Khim Tjia Fei, Meitri Widya Pangestika, Yen Yen Gunawan, dan Elfira Nasution.
Fokus Pembinaan Atlet Muda yang Efektif
Selain target medali Asian Games 2026, Anindya Bakrie juga menyoroti bahasan penting lainnya dalam Rakornas FAI 2026. Pembahasan tersebut berkaitan dengan peningkatan pembinaan atlet muda secara lebih efektif.
Tujuan dari pembahasan ini adalah merumuskan cara agar Federasi Akuatik Indonesia dapat melaksanakan pembinaan atlet secara lebih terstruktur dan berkesinambungan.
“Juga di dalam Rakernas hari ini, marilah kita coba diskusikan, sempat ada ide-ide Bapak-bapak, Ibu-ibu semua, supaya pembinaan beberapa olahraga cabang olahraga di bawah Akuatik bisa maju dan ada perhatian khusus,” tegas Anindya Bakrie. Harapan besar terletak pada peningkatan kualitas pembinaan untuk melahirkan talenta baru yang berpotensi meraih prestasi di masa depan.
Dengan fokus pada target medali dan pembinaan yang lebih terarah, FAI berharap dapat mengembalikan kejayaan akuatik Indonesia di kancah internasional dan regional.