Komitmen PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam kepatuhan lingkungan dan tata kelola industri berkelanjutan berbuah manis dengan diraihnya penghargaan Environmental & Industrial Compliance Excellence Award 2026 dalam ajang Indonesia Top Achievements of the Year (ITAY) 2026.
Dani Pramantyo, Direktur Operasi PT SUCOFINDO (PERSERO), menerima langsung penghargaan tersebut pada malam penganugerahan di Grand Studio Metro TV, Jakarta.
Dani Pramantyo menyampaikan bahwa apresiasi ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja serta kontribusi bagi Indonesia dan dunia.
SUCOFINDO berperan sebagai Lembaga Validasi dan Verikasi (LVV) terakreditasi untuk skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Melalui layanan Testing Inspection, and Certification (TIC), SUCOFINDO juga mendorong pelaku usaha menerapkan industri hijau, seperti melalui audit dan sertifikasi lingkungan, green building assessment, serta pendampingan AMDAL.
"Ke depan, PT SUCOFINDO (PERSERO) akan terus berperan aktif dalam mendukung upaya keberlanjutan dan transisi menuju ekonomi hijau. Kami akan terus berinovasi dalam layanan berbasis ESG, program aksi hijau, maupun layanan bisnis hijau lainnya guna mendukung target Net Zero Emission Indonesia,” kata Dani Pramantyo dikutip dari siaran pers, Jumat, 27 Februari 2026.
Penghargaan ini diberikan atas peran SUCOFINDO dalam memperkuat sistem kepatuhan lingkungan dan industri di Indonesia melalui layanan audit lingkungan, monitoring, verifikasi, serta pengujian laboratorium terintegrasi. Kontribusi ini berdampak pada meningkatnya perlindungan lingkungan, penguatan standar industri, serta mendukung daya saing ekspor nasional melalui kepastian kepatuhan terhadap regulasi global.
Berikut adalah beberapa kontribusi SUCOFINDO:
- Berperan sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi pada skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) yang sudah terakreditasi.
- Menyediakan layanan inventarisasi emisi Gas Rumah Kaca sebagai dasar perencanaan dekarbonisasi.
- Implementasi program monitoring lingkungan di sektor migas dan infrastruktur (2024–2025).
- Dukungan terhadap program green port dan pilot Extended Producer Responsibility (EPR).
- Layanan audit lingkungan dan kepatuhan industri untuk proyek-proyek strategis nasional.
- Kepemilikan laboratorium terakreditasi dan standar internasional (ISO/IEC).
- Kemitraan aktif dengan regulator, kementerian, dan BUMN dalam memastikan kepatuhan industri.
Acara ITAY 2026 dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, termasuk Suryopratomo (Komisaris Metro TV), Arief Satria (Kepala BRIN), TB Ace Hasan Syadzily (Gubernur Lemhanas), dan Komarudin Hidayat (Ketua Dewan Pers).
Prof Dr Martani Huseini, DEA, salah satu dewan juri, menyampaikan bahwa penghargaan ini membuktikan tata kelola lingkungan dan kepatuhan industri adalah fondasi pembangunan berkelanjutan. Arief Hidayat Thamrin, Founder ITAY, menambahkan bahwa environmental & Industrial Compliance bukan hanya soal regulasi, tetapi tentang tanggung jawab terhadap masa depan.
“Institusi seperti SUCOFINDO berperan penting menjaga standar dan integritas industri nasional,” ucap Prof Dr Martani Huseini, DEA.
“SUCOFINDO menunjukkan kepemimpinan dalam menghadirkan solusi assurance yang mendukung transformasi hijau Indonesia,” ungkap Arief Hidayat Thamrin.
Dewan juri yang terdiri dari Prof. Dr. Ricardi S. Adnan, M.Si, Dr. Hifni Alifahmi, M.Si, Prof. Dr. apt. Zilhadia, M.Si, Prof. Dr. Martani Huseini, DEA, dan Arief Suditomo, S.H., M.A., melakukan penilaian berdasarkan lima kriteria utama: prestasi, inovasi, transformasi, kompetensi inti, dan kontribusi.