Kapal pesiar supermewah Nord milik miliarder Rusia, Alexey Mordashov, dilaporkan berhasil melintasi Selat Hormuz tanpa gangguan pada Sabtu (25/4/2026) pagi waktu setempat. Lintasan ini menarik perhatian karena dilakukan di tengah blokade ketat jalur pelayaran akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Perjalanan kapal sepanjang 142 meter tersebut dilansir dari Detik Finance yang mengutip data pelacakan MarineTraffic. Kapal senilai lebih dari US$ 500 juta itu berangkat dari marina di Dubai, Uni Emirat Arab, pada Jumat (24/4) pukul 14.00 GMT sebelum akhirnya bersandar di pelabuhan Muscat, Oman, pada Minggu (26/4) pagi.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi mengenai mekanisme perolehan izin lintasan bagi kapal pesiar tersebut di zona konflik. Berdasarkan laporan Reuters, tidak diketahui secara pasti apakah Mordashov berada di dalam kapal saat Nord melewati perairan sensitif itu.
Mordashov merupakan pengusaha yang dikenal memiliki kedekatan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Meskipun secara resmi namanya tidak terdaftar sebagai pemilik Nord, data pelayaran tahun 2022 menunjukkan kapal tersebut tercatat atas nama perusahaan Rusia yang dimiliki oleh istrinya.
Lalu lintas di Selat Hormuz mengalami penurunan drastis sejak pecahnya perang pada Februari 2026. Iran memberlakukan pembatasan sangat ketat yang membuat frekuensi lintasan harian merosot tajam dari rata-rata 125-140 kapal menjadi hanya segelintir kapal dagang saja.
Ketegangan di kawasan tersebut semakin meningkat setelah Amerika Serikat memberlakukan blokade balasan terhadap sejumlah pelabuhan di Iran pada April ini. Langkah ini mempersempit akses bagi kapal-kapal internasional yang ingin melewati jalur perairan strategis tersebut.