Marc Marquez Tunda Perpanjangan Kontrak Ducati untuk MotoGP 2027 Akibat Cedera

Marc Marquez belum teken kontrak baru dengan Ducati untuk MotoGP 2027. Kondisi fisik yang belum pulih total menjadi alasan utama penundaan kesepakatan dua tahun tersebut.

Pembalap MotoGP, Marc Marquez, mengungkapkan alasan utama penundaan penandatanganan kontrak baru dengan tim Ducati untuk musim 2027. Kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih dari cedera bahu menjadi faktor penentu keputusan tersebut.

Marquez, yang tampil dominan di musim 2025 dan meraih gelar juara dunia ketujuhnya bersama Ducati, sebelumnya santer dikabarkan akan segera memperpanjang kontrak. Namun, penundaan pengumuman memunculkan spekulasi mengenai ketidaksepakatan durasi kontrak, yang kini diklarifikasi oleh pembalap asal Spanyol ini.

Pembalap berjuluk 'The Baby Alien' tersebut merasa enggan untuk berkomitmen pada kontrak dua tahun yang diinginkan Ducati sebelum ia pulih total dari cedera bahu. Cedera ini dialaminya pada Oktober lalu saat mengalami kecelakaan di balapan MotoGP Mandalika.

"Kami sedang mengupayakannya dengan Ducati, tetapi yang ideal bagi mereka adalah dua tahun karena, jika tidak, Anda akan berada di tengah-tengah (antara siklus kontrak)," ujar Marc Marquez pada hari pertama tes pramusim MotoGP Buriram, Sabtu (21/02/2026), seperti dikutip dari Bola.

Marquez menambahkan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah memulai pramusim dengan kondisi fisik yang terus membaik. "Saya merasakan sedikit kemajuan, tetapi tetap sebuah kemajuan, antara tes di Malaysia dan di sini," jelasnya.

Ia juga menyatakan bahwa jika kondisi bahunya terus membaik, menandatangani kontrak dua tahun tidak akan menjadi masalah. "Jadi, mari kita lihat apakah kondisi fisik saya membaik, dan jika saya merasa seperti hari ini, di mana saya merasakan sedikit kemajuan di bahu saya, dan besok ada kemajuan lain, maka tidak akan menjadi masalah bagi saya untuk menandatangani kontrak dua tahun," tambahnya.

Cedera sebagai Batasan Terbesar

Menurut Marc Marquez, cedera yang ia alami merupakan batasan terbesar dalam membuat keputusan karier. "Inilah yang saya pelajari: ketika Anda cedera, Anda tidak dapat membuat keputusan apa pun dan menandatangani kontrak apa pun," tuturnya.

Meskipun demikian, ia memahami bahwa dalam situasi tertentu, pembalap perlu membuat keputusan kontrak meskipun cedera. "Tetapi pertama-tama bagi saya, adalah mencoba memahami bagaimana cedera baru saya ini. Kemajuannya baik, masih ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Karena alasan itu, kami juga bekerja sama dengan Ducati dengan baik," lanjut Marquez.

Pernyataan Marquez ini mengindikasikan bahwa masa depannya kemungkinan besar akan tetap bersama Ducati. Namun, teka-teki terbesar kini bergeser pada siapa yang akan menjadi rekan setimnya di musim depan.

Dampak Cedera pada Performa Awal Musim 2026

Marc Marquez memulai musim MotoGP 2026 dengan performa yang kurang memuaskan, bahkan belum berhasil meraih podium dalam balapan utama hingga seri ketiga. Bos tim Ducati, Davide Tardozzi, turut mengonfirmasi bahwa kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya menjadi penyebab utama kesulitan ini.

Mantan pembalap MotoGP, Marco Melandri, menyoroti bahwa upaya mental Marquez untuk meraih gelar juara pada 2025 sangat menguras energinya. "Ia masih menjadi pembalap paling komplet, meski mungkin tidak se-eksplosif tahun lalu," ujar Melandri, dilansir dari Bola.

Recommended