Tania Anastasya Putri resmi menyandang predikat lulusan tercepat dalam prosesi wisuda Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berlangsung pada 23-24 April 2026. Mahasiswi program Magister Manajemen tersebut berhasil menuntaskan masa studinya hanya dalam waktu 1 tahun 1 bulan 9 hari.
Pencapaian ini tergolong signifikan mengingat rata-rata masa studi untuk 1.388 lulusan Program Magister (S2) pada periode tersebut mencapai 2 tahun 1 bulan. Dilansir dari Medcom, Tania merupakan mahasiswi Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (MM FEB) UGM Kampus Jakarta.
Efektivitas perencanaan studi dan konsistensi menjadi faktor utama keberhasilan Tania melampaui rata-rata waktu tempuh pendidikan rekan sejawatnya. Ia memilih UGM karena reputasi kuat universitas tersebut, terutama pada program studi manajemen dan bisnis yang didukung fasilitas penelitian memadai.
"UGM memiliki reputasi yang baik sebagai perguruan tinggi di Indonesia, terutama untuk jurusan saya," kata Tania Anastasya Putri, sebagaimana dikutip dari laman resmi UGM pada Minggu (26/4/2026).
Manajemen waktu menjadi tantangan terbesar yang dihadapi Tania selama menempuh pendidikan tinggi. Ia harus menyeimbangkan intensitas bimbingan tesis, penyelesaian tugas akademik, hingga urusan kehidupan pribadi dengan menyusun jadwal harian yang sangat terstruktur.
Tesis yang disusun Tania berfokus pada sektor keuangan dengan judul Analisis Reaksi Pasar Saham Terhadap Pengumuman Pemindahan Rp200 Triliun oleh Pemerintah Indonesia Kepada Bank BUMN. Penelitian tersebut menganalisis perubahan abnormal return pada saham perbankan milik negara dan swasta.
Data hasil penelitian Tania menunjukkan bahwa saham bank BUMN mencatat abnormal return positif namun tidak signifikan secara statistik. Sebaliknya, saham perbankan swasta justru menunjukkan hasil abnormal return negatif yang tergolong signifikan akibat kebijakan pemerintah tersebut.
Kecepatan kelulusan ini juga didukung oleh bimbingan dosen yang konstruktif serta perencanaan penelitian yang dilakukan sejak awal semester. Tania mengaku sempat membatasi waktu bersosialisasi dan hiburan, termasuk saat momen perayaan tahun baru, demi fokus menyelesaikan analisis data penelitiannya.
Setelah meraih gelar magister, Tania berencana mengimplementasikan ilmu manajemen yang didapatnya ke dunia kerja. Ia juga menyatakan minatnya untuk berkontribusi lebih luas bagi masyarakat melalui jalur akademisi di masa depan.