Skuad Timnas Indonesia kini dihadapkan pada kelimpahan pilihan pemain untuk mengisi posisi bek kiri atau wingback kiri. Pelatih John Herdman mempunyai sejumlah alternatif yang dapat dipertimbangkan, melampaui nama-nama yang telah berlaga di FIFA Series 2026, seperti dilansir dari Bola.
Pada gelaran FIFA Series 2026, Herdman telah menguji setidaknya tiga pemain di area ini. Dalam pertandingan melawan St. Kitts dan Nevis, kepercayaan penuh diberikan kepada pemain muda Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas. Kemudian, saat menghadapi Bulgaria, Herdman menerapkan rotasi dengan menunjuk Nathan Tjoe-A-On sebagai starter, dan Dony kembali bermain di babak kedua untuk menyegarkan lini kiri.
Selain kedua nama tersebut, Calvin Verdonk, pemain Lille OSC, juga sangat mahir mengisi sektor bek kiri. Namun, pada dua pertandingan FIFA Series 2026, ia digeser ke area tengah lapangan.
Ketua BTN Sumardji mengapresiasi keberhasilan John Herdman dalam membangun kekompakan tim menjelang laga kontra Bulgaria di FIFA Series 2026 pada Minggu (29/3/2026) di Jakarta. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung proyek jangka panjang timnas hingga tahun 2030.
Dengan kemunculan tiga pemain di FIFA Series 2026, sektor bek kiri Timnas Indonesia kini menjadi salah satu area dengan opsi paling banyak. John Herdman memiliki beragam alternatif, termasuk kemungkinan untuk mengembalikan Verdonk ke posisi aslinya.
Namun, Verdonk sempat harus menempati posisi lain guna mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Thom Haye. Gelandang Persib Bandung itu harus absen dalam empat pertandingan akibat sanksi larangan bermain dari FIFA.
Apabila Haye telah kembali bermain, Verdonk secara otomatis akan bergeser kembali ke posisi awalnya. Situasi ini tentu akan meningkatkan persaingan ketat di lini bek kiri Timnas Indonesia, mengingat Skuad Garuda masih memiliki banyak amunisi.
Adanya kompetisi internal ini memberikan dampak positif. Para pemain diharapkan untuk menjaga standar performa tertinggi agar tetap dipercaya oleh Herdman untuk membela Timnas Indonesia.
Amunisi Tambahan di Posisi Bek Kiri
Selain nama-nama yang disebutkan, John Herdman sebenarnya telah memiliki dua kandidat bek kiri lain untuk Timnas Indonesia. Kedua nama ini sempat masuk dalam daftar 41 pemain awal di provisional squad, yaitu daftar pemain sementara sebelum penentuan skuad akhir.
Dua pemain yang dimaksud adalah Dean James dan Yance Sayuri. Namun, Yance Sayuri akhirnya dicoret saat John Herdman melakukan eliminasi 17 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta.
Sementara itu, Dean James menjadi salah satu pemain yang absen menjelang pertandingan melawan St. Kitts dan Nevis karena permasalahan administrasi terkait paspor yang sedang dipermasalahkan di Belanda. John Herdman menghormati keputusan Dean James yang tidak dapat memenuhi panggilan Skuad Garuda, bahkan memberikan dukungan penuh kepadanya untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Opsi Bek Kiri Lainnya
Timnas Indonesia juga masih memiliki alternatif lain jika ada pemain yang tidak dapat bergabung. Dua nama yang patut dipertimbangkan adalah Shayne Pattynama dan Pratama Arhan, meskipun keduanya tidak menerima panggilan dari Herdman pada Maret ini.
Shayne Pattynama memiliki pengalaman yang cukup impresif bersama Timnas Indonesia, setelah mengukir debutnya sejak Juni 2023. Ia telah merasakan bermain di Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Pratama Arhan bahkan memiliki catatan yang lebih istimewa. Meskipun harus absen lama karena pemulihan cedera, ia kini termasuk salah satu kolektor caps terbanyak di Timnas Indonesia. Sejak debutnya pada Mei 2021 di era Shin Tae-yong, Arhan tercatat telah mengumpulkan 50 penampilan di berbagai ajang. Sayangnya, ia sudah lama tidak mendapatkan kesempatan bermain, terutama sejak Patrick Kluivert mengambil alih kendali Timnas Indonesia.