Tim Nasional Indonesia gagal meraih kemenangan dalam partai final FIFA Series 2026 setelah takluk 1-0 dari Bulgaria. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (30/3) malam WIB itu diwarnai kesulitan Garuda dalam membongkar rapatnya pertahanan lawan, seperti dilansir dari Detik iNET.
Bulgaria berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-35 melalui tendangan penalti. Keputusan tersebut diberikan setelah tayangan ulang Video Assistant Referee (VAR) menunjukkan Kevin Diks melakukan tekel terhadap Zdravko Dimitrov di dalam kotak terlarang.
Marin Petkov, pemain bernomor punggung 16, sukses melaksanakan tugasnya sebagai algojo penalti. Sepakan Petkov tak mampu diantisipasi kiper Indonesia, membuat Bulgaria unggul 1-0. Skor tersebut bertahan hingga peluit akhir pertandingan, meskipun Timnas Indonesia telah berupaya keras untuk menciptakan gol balasan.
Respons dari para warganet di linimasa media sosial X menunjukkan apresiasi terhadap performa Timnas Indonesia. Salah satu komentar menyebut, "Not bad lawan rank 87 FIFA world ranking, lawan timnas Eropa dan cmn kalah tipis lewat penalty dan bisa kasih charge intensity yg bagus, nguasain stats ofense juga di mayoritas laga. Not good result but great gameplay."
Performa skuad Garuda dinilai cukup baik dan menyuguhkan permainan yang enak ditonton, meskipun hasil akhir tidak memihak. "Gilaaa ini timnas enak bgt dah sekarang buat ditonton, cuman lagi unlucky aja lawan bulgaria," puji warganet lainnya.
Pertandingan ini juga menjadi pelajaran berharga bagi pemain seperti Kevin Diks untuk lebih berhati-hati dalam melakukan tekel di area penalti. "Duel bisa dibilang imbang dan hanya ditentukan satu perbedaan tipis lewat keputusan penalti untuk Bulgaria. Pelajaran penting untuk Kevin Diks dan pemain lain untuk tak gegabah dalam melakukan tekel di kotak penalti," ujar warganet lain.
Meski kalah, banyak yang melihat adanya progres positif dalam permainan Timnas Indonesia. "Timnas udah main bagus, progress jelas, sistem jalan rapi, cuma kurang beruntung kebobolan lewat gol pinalti, selebihnya Bulgaria main bertahan dan drama guling2. IN JOHN HERDMAN WE TRUST!," tulis sebuah akun, menyoroti strategi bertahan Bulgaria dan penampilan apik Indonesia.
Analisis lain dari warganet di X menyoroti taktik Bulgaria yang disebut "parkir bis mentok". Ada harapan bahwa kehadiran Haye, kemungkinan dalam pertandingan berikutnya, bisa membuat alur serangan Timnas Indonesia menjadi lebih cair dan efektif.