Menjelang mudik Lebaran, banyak pemilik kendaraan, termasuk motor listrik, meninggalkan kendaraannya di rumah. Agar motor listrik tetap aman dan optimal setelah libur panjang, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
Menurut Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly, teknologi pada motor listrik memungkinkan pemantauan kondisi kendaraan dengan mudah. Langkah preventif ini penting untuk menghindari masalah yang mungkin timbul selama motor ditinggal.
Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan sebelum meninggalkan motor listrik saat mudik Lebaran:
1. MCB Tidak Perlu Dimatikan Jika Mudik Singkat
Mematikan MCB umumnya dilakukan jika motor ditinggalkan dalam waktu lama. Namun, jika mudik hanya 1–2 minggu, MCB tidak perlu dimatikan. Sistem yang tetap aktif memungkinkan pemantauan dan pelacakan posisi kendaraan melalui sinyal GPS pada aplikasi.
2. Gunakan Standar Tengah
Pastikan motor diparkir menggunakan standar tengah agar posisinya lebih stabil dan aman selama ditinggalkan.
3. Isi Daya Baterai 50%
Sebelum meninggalkan motor, disarankan mengisi daya baterai sekitar 50% dari kapasitas. Ini membantu menjaga kesehatan baterai selama tidak digunakan.
4. Periksa Tekanan Ban
Pastikan tekanan ban ideal sebelum ditinggalkan. Ini mencegah berkurangnya tekanan udara dan memastikan motor siap digunakan setelah libur Lebaran.
5. Gunakan Kunci Ganda
Tambahkan pengamanan ekstra dengan kunci ganda, seperti kunci cakram atau rantai pada roda depan, untuk meningkatkan keamanan.
6. Aktifkan Fitur Alarm
Aktifkan fitur alarm pada sistem keyless untuk perlindungan tambahan jika terjadi gangguan atau percobaan pencurian.
Dengan mengikuti tips ini, pengguna motor listrik dapat mudik dengan tenang dan memastikan kendaraannya tetap aman serta siap digunakan kembali.