Menjelang mudik Lebaran, penting untuk memeriksa kondisi aki mobil. Aki berperan vital sebagai sumber listrik utama untuk mesin dan sistem kelistrikan kendaraan.
Mekanik Bengkel Fast Pancoran, Sudarsono, menekankan pengecekan aki sebagai langkah awal sebelum perjalanan jauh. Terdapat dua jenis aki yang umum digunakan: aki basah dan aki kering, masing-masing dengan metode pengecekan yang berbeda.
Perawatan aki basah meliputi pemeriksaan volume air aki secara berkala. Pastikan volume cairan berada pada batas yang dianjurkan. Selain itu, sistem pengisian dari dinamo ampere juga harus berfungsi optimal.
"Untuk aki basah itu dicek volumenya air akinya dan pengisian dinamo amperenya harus ngisi 100 persen," kata Sudarsono.
Berkurangnya volume air aki atau sistem pengisian yang tidak maksimal dapat menyebabkan aki cepat lemah dan mengganggu perjalanan.
Pengecekan Aki Kering
Pada aki kering, fokus pengecekan adalah pada kapasitas daya yang tersimpan.
Pemilik kendaraan disarankan memastikan kapasitas aki berada di atas 74 persen.
"Kalau perawatan aki kering itu cek kondisinya aja, masih oke apa nggak. Dia minim itu harus di atas 74 persen," ujar Sudarsono.
Jika kapasitas aki di bawah batas rekomendasi, segera lakukan penggantian untuk mencegah masalah saat perjalanan.
Pengecekan Gratis di Bengkel Fast
Sudarsono menambahkan, pengecekan aki tidak memerlukan waktu lama dan bisa dilakukan di bengkel. Di Bengkel Fast Pancoran, pengecekan aki bahkan tidak dipungut biaya.
"Kalau untuk cek aki bisa di bengkel Fast Pancoran. Pengecekan aki sih sebentar cuma cek volume oli, kondisi aki, dan pengisian dinamo ampre. Itu gratis," jelasnya.
Pengecekan sederhana ini membantu meminimalkan risiko mogok akibat masalah kelistrikan saat mudik.