Manchester City dilaporkan menjadi kandidat terkuat untuk mendapatkan winger Real Madrid, Vinicius Junior. Klub berjuluk The Citizens tersebut berminat memboyong pemain asal Brasil ini ke Stadion Etihad pada bursa transfer musim panas.
Ketertarikan Manchester City dipicu oleh dinamika internal yang sempat terjadi di Real Madrid pada awal musim 2025/2026. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh media Spanyol, Fichajes.
Vinicius Junior sempat bersitegang dengan pelatih saat itu, Xabi Alonso, yang mencapai puncaknya ketika Real Madrid kalah dari Barcelona di pekan ke-10 La Liga pada 26 Oktober lalu. Meskipun Alvaro Arbeloa telah menggantikan Xabi Alonso sebagai pelatih, masa depan Vinicius Junior di Santiago Bernabeu belum sepenuhnya terjamin.
Keretakan hubungan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kelanjutan karier sang winger bersama Real Madrid. Selain itu, isu mengenai gaji juga menjadi pertimbangan.
Vinicius Junior sempat meminta maaf atas sikap emosionalnya dalam laga El Clasico. Namun, masalah yang lebih besar masih membayangi, yaitu permintaan kenaikan gaji.
Pemain berusia 25 tahun tersebut menginginkan gaji setara dengan bintang Real Madrid lainnya, Kylian Mbappe, yang menerima 25 juta poundsterling per tahun. Real Madrid dikabarkan masih kesulitan untuk memenuhi permintaan Vinicius tersebut.
Jurnalis Sacha Tavolieri mengungkapkan pada November lalu bahwa Real Madrid terbuka untuk melepas Vinicius. Manajemen klub mematok harga sekitar 150 juta euro (Rp2,9 triliun) bagi klub yang berminat.
Pembicaraan kontrak Vinicius Junior yang akan berakhir pada 30 Juni 2027, juga mengalami kebuntuan. Akibatnya, Real Madrid mulai mempertimbangkan opsi menjual Vinicius untuk menghindari risiko kehilangan sang pemain secara gratis.
Real Madrid Siap Ambil Langkah Besar
Fichajes melaporkan bahwa Real Madrid menyadari nilai 150 juta euro merupakan tawaran yang sulit untuk diabaikan. Selain pertimbangan finansial, manajemen klub juga menilai penjualan Vinicius dapat meredakan ketegangan internal dan membuka ruang untuk restrukturisasi skuad.
Kepergian Vinicius Junior disebut-sebut dapat menjadi titik awal proyek baru di Santiago Bernabeu. Dana segar dari hasil penjualan diharapkan mampu memperkuat beberapa posisi penting dalam tim.