Tips Mengelola THR Secara Produktif Agar Tidak Cepat Habis

Kelola THR dengan strategi investasi yang tepat agar tidak habis untuk keperluan konsumtif. Manfaatkan momentum Idulfitri untuk berinvestasi.

Tunjangan Hari Raya (THR) sering kali dianggap sebagai tambahan penghasilan tahunan. Namun, alih-alih langsung membelanjakannya untuk kebutuhan konsumtif, pertimbangkan untuk mengelola THR secara strategis agar memberikan manfaat jangka panjang.

Platform investasi digital, Bibit.id, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dengan mulai berinvestasi. William, Head of PR & Corporate Communication Bibit.id, menyampaikan bahwa THR seringkali menjadi peluang yang terlewatkan.

"Kami ingin memastikan THR tidak hanya habis untuk belanja, tapi juga menjadi modal produktif. Dengan obligasi FR, uang bisa bekerja lebih keras untuk kita," kata William.

Berbagai instrumen investasi dapat dipilih sesuai kebutuhan dan toleransi risiko, seperti reksa dana, saham, dan obligasi negara jenis Fixed Rate (FR). Obligasi FR menawarkan imbal hasil tetap yang dijamin pemerintah dan pajak yang lebih rendah dibandingkan deposito.

"Investasi seperti obligasi FR memungkinkan dana berkembang tanpa harus mengambil risiko tinggi. Ini cocok bagi investor yang ingin keseimbangan antara keamanan dan imbal hasil," jelasnya.

Bibit juga menyediakan reksa dana syariah dengan nominal awal Rp10 ribu bagi yang ingin berinvestasi sesuai prinsip syariah selama Ramadan. Hal ini memungkinkan investor pemula untuk membangun kebiasaan investasi secara konsisten.

Untuk menjaga konsistensi investasi, Bibit mendorong penggunaan strategi investasi berkala atau Systematic Investment Plan (SIP). Strategi ini memanfaatkan konsep compounding dan Dollar Cost Averaging (DCA), sehingga investor tidak perlu menunggu waktu terbaik untuk masuk pasar.

Pengguna dapat menjadwalkan investasi secara otomatis melalui fitur autodebet yang terhubung dengan RDN Wallet, GoPay, dan Bank Jago, termasuk dengan memanfaatkan dana THR. Skema ini membantu masyarakat tetap disiplin dalam mencapai target keuangan, seperti dana pendidikan, pernikahan, hingga persiapan pensiun.

William menegaskan bahwa Idul Fitri bukan hanya soal perayaan dan konsumsi, tetapi juga momentum memperbaiki diri dalam pengelolaan keuangan.

"Dengan pengetahuan investasi yang tepat, THR bisa menjadi awal perjalanan menuju tujuan keuangan yang lebih besar di tahun 1447 H. Karena pada akhirnya, merayakan kemenangan sejati bukan hanya soal hari ini, tetapi juga tentang memastikan esok hari tetap penuh harapan," tegas dia.

Dengan perencanaan yang matang, THR dapat menjadi modal yang bekerja untuk masa depan, bukan sekadar habis untuk kebutuhan sesaat.

Sepanjang 2025, Bibit mencatat pertumbuhan signifikan dengan menarik sekitar dua juta investor baru atau meningkat 37% dibandingkan tahun sebelumnya. Total portofolio investasi yang dikelola telah melampaui 1,7 juta. Selain itu, puluhan ribu tujuan keuangan investor tercatat berhasil tercapai sepanjang tahun lalu. Investor berusia di bawah 30 tahun mendominasi pertumbuhan dengan kenaikan 24%, sementara kelompok usia di atas 30 tahun tumbuh 11%. Hampir 1,2 juta investor juga dilaporkan membukukan keuntungan selama periode tersebut.

Recommended