Tokocrypto Siapkan Produk Derivatif Tanggapi Lonjakan Investor Kripto

Tokocrypto meluncurkan strategi baru melalui produk derivatif dan program insentif di tengah lonjakan jumlah investor kripto Indonesia per Februari 2026.

Platform pertukaran aset digital Tokocrypto menyiapkan peluncuran produk derivatif dan program rujukan guna mendorong pertumbuhan investasi di tengah fluktuasi pasar pada April 2026. Langkah ini diambil merespons data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menunjukkan jumlah investor kripto nasional mencapai 21,07 juta akun hingga Februari 2026.

Dilansir dari Medcom, kenaikan jumlah investor dari angka 20,70 juta pada Januari tersebut justru berbanding terbalik dengan aktivitas perdagangan harian. Nilai transaksi kripto pada Februari 2026 tercatat menurun menjadi Rp29,4 triliun dibandingkan Rp37,29 triliun pada bulan sebelumnya.

Kondisi pasar juga menunjukkan penurunan kapitalisasi pasar sebesar 14 persen. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menjelaskan bahwa fenomena ini dipengaruhi oleh faktor global seperti ketegangan geopolitik serta kebijakan suku bunga tinggi yang membuat likuiditas menjadi ketat.

"Ketegangan geopolitik dan likuiditas global yang ketat mendorong sentimen risk-off di pasar keuangan, termasuk kripto," ujar Calvin Kizana, CEO Tokocrypto. Ia menambahkan bahwa perubahan perilaku investor saat ini mulai beralih dari pasar spot menuju instrumen derivatif.

Data operasional menunjukkan volume perdagangan spot turun dari Rp24,33 triliun menjadi Rp22,2 triliun. Sebaliknya, volume instrumen derivatif mengalami kenaikan dari Rp3,88 triliun menjadi Rp4,36 triliun karena dinilai memberikan fleksibilitas strategi bagi investor ritel saat pasar naik maupun turun.

Selain pengembangan produk, Tokocrypto merilis program loyalitas dengan komisi hingga 20 persen dari biaya perdagangan untuk memperluas komunitas secara organik. Program ini juga menyediakan tambahan imbalan hingga Rp200 juta per bulan bagi pengguna yang berhasil mengajak investor baru.

Upaya inovasi produk dan insentif ini dilakukan untuk meningkatkan literasi serta adopsi ekosistem aset digital di Indonesia. Tokocrypto memproyeksikan minat masyarakat terhadap aset kripto akan terus tumbuh dan semakin mendekati karakteristik pasar modal konvensional.

Recommended