Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Ditargetkan Selesai Mei 2026

Pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Bawen-Ambarawa mencapai 95,51% per 4 Maret 2026 dan ditargetkan selesai Mei 2026.

Penyelesaian pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 ruas Bawen-Ambarawa terus dikebut. Ruas tol sepanjang 4,9 kilometer ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di sekitar simpang Bawen.

Menurut Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), A.J. Dwi Winarsa, per 4 Maret 2026, konstruksi tol telah mencapai 95,51%. Proyek dengan nilai investasi Rp 1,14 triliun ini diharapkan selesai pada Mei tahun ini.

"Seksi 6 ini menjadi bagian dari Jalan Tol Jogja-Bawen, di mana Seksi 6 ini menghubungkan jalan tol existing Semarang-Solo dari Bawen ke Ambarawa. Kalau secara progres sudah di 90%, kemudian rencana konstruksi akan selesai di bulan Mei tahun ini,. Tentunya setelah konstruksi ada uji layak, uji fungsi. Kami akan koordinasi lanjut setelah selesai konstruksi. Jadi, kami upayakan akan bisa dioperasionalkan di tahun ini. Kurang lebih mungkin di bulan Agustus atau September," kata Dwi, saat ditemui di GT Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah.

Ruas Bawen-Ambarawa juga direncanakan dibuka secara fungsional atau gratis selama libur Lebaran, mulai 13 hingga 23 Maret 2026, mengikuti diskresi kepolisian. Jam operasional sementara adalah pukul 06.00 hingga 17.00 WIB, mempertimbangkan faktor keamanan seperti penerangan dan rambu yang belum sepenuhnya terpasang.

Pembukaan jalur tol ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan simpang Bawen, terutama saat libur Lebaran. Peningkatan volume kendaraan di Bawen sering terjadi selama periode tersebut.

Tol Bawen-Ambarawa merupakan bagian penting dari keseluruhan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, yang membentang sepanjang 75,12 km dan terbagi menjadi 6 seksi. Saat ini, pembangunan masih terus berjalan, dan sebagian ruas sudah dapat digunakan secara terbatas.

Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga (Persero) Ari Respati menjelaskan bahwa Tol Yogyakarta-Bawen berfungsi sebagai penghubung antara Tol Trans Jawa, seperti Tol Semarang-Solo di utara dan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo di selatan.

Jasa Marga sedang mengkaji potensi tol ini sebagai Tol Wisata Nusantara. Setelah selesai sepenuhnya, tol ini akan mempermudah akses ke berbagai destinasi wisata di Yogyakarta dan Jawa Tengah, termasuk Candi Borobudur dan Dieng.

"Ini merupakan tol yang bisa meng-creating traffic. Mengapa? Karena hampir di seluruh pembukaan exit, itu semuanya adalah pusat destinasi wisata. Ada Borobudur, ada Dieng, ada Ambarawa yang banyak sekali hal-hal yang sangat diminati oleh para wisatawan," kata Ari di lokasi yang sama.

Recommended