Bhayangkara FC menunjukkan performa yang meningkat di putaran kedua BRI Super League musim ini. Kehadiran tiga pemain dengan latar belakang Afrika memberikan dampak signifikan pada ketajaman tim.
Moussa Sidibe dan Henry Doumbia menjadi andalan di lini depan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Privat Mbarga, sebelum menjadi warga negara Myanmar, lahir dan besar di Kamerun. Kombinasi ini membuat Bhayangkara FC menjadi tim yang kuat, terutama saat bermain di luar kandang.
Dari lima pertandingan terakhir, Bhayangkara FC hanya kalah sekali dari Borneo FC di Lampung dengan skor 1-2. Selebihnya, mereka berhasil meraih 10 poin di laga tandang, termasuk menahan imbang Persita 1-1 di Tangerang, mengalahkan Malut United dan Persebaya dengan skor 1-2, serta menundukkan Persik 4-3 di Kediri.
Dari 10 gol yang dicetak Bhayangkara FC, sebagian besar merupakan kontribusi dari Moussa Sidibe, Henry Doumbia, dan Privat Mbarga. Moussa Sidibe dan Henry Doumbia masing-masing mencetak dua gol, sementara Privat Mbarga menyumbang tiga gol.
Moussa Sidibe, yang sebelumnya hanya tampil dua kali tanpa gol bersama Johor Darul Ta'zim, langsung menunjukkan kemampuannya di Bhayangkara FC. Selain mencetak dua gol, ia juga memberikan tiga assist. Henry Doumbia, yang didatangkan dari PDRM, mencetak dua gol dan satu assist.
Privat Mbarga Bersinar
Privat Mbarga menjadi pemain yang paling menonjol. Dipinjamkan dari Persis Solo, ia berhasil mencetak tiga gol dan dua assist untuk Bhayangkara FC.
Paul Munster, pelatih Bhayangkara FC, sangat senang dengan performa trisula Afrika ini. Ia merasa bahwa Moussa Sidibe, Henry Doumbia, dan Privat Mbarga telah beradaptasi dengan baik dan memberikan dimensi baru dalam permainan tim.
"Adaptasi cepat pemain baru sangat berpengaruh terhadap performa tim di putaran kedua ini. Seolah mereka sudah lama berada di tim Bhayangkara FC," kata Paul Munster.
Pujian dari Pelatih Lawan
Pelatih Persik, Marcos Reina, mengakui kekuatan Bhayangkara FC terletak pada tiga pemain baru tersebut. Hal senada juga disampaikan oleh Dejan Antonic yang akan memimpin Semen Padang melawan Bhayangkara FC.
"Bhayangkara FC tim bagus. Mereka merekrut pemain bagus dari liga di luar Indonesia. Pengaruh mereka sangat besar atas prestasi Bhayangkara FC di putaran kedua ini," jelas Dejan Antonic.