Donald Trump Boyong Bos Teknologi dan Keuangan AS ke China

Presiden AS Donald Trump akan didampingi Elon Musk dan Tim Cook dalam kunjungan kenegaraan ke China pada 13-15 Mei 2026 untuk membahas perdagangan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan membawa delegasi eksekutif teknologi dan keuangan papan atas dalam kunjungan kenegaraan ke China pada 13 hingga 15 Mei 2026. Pertemuan tingkat tinggi ini bertujuan memperkuat kesepakatan dagang antara kedua negara adidaya tersebut.

Para pemimpin bisnis yang dilaporkan bergabung dalam delegasi ini mencakup Elon Musk dari Tesla serta CEO Apple, Tim Cook. Dilansir dari Detik iNET, keikutsertaan para eksekutif ini didorong oleh besarnya kepentingan bisnis perusahaan Amerika Serikat di pasar China.

Selain sektor teknologi, jajaran petinggi lembaga keuangan raksasa turut hadir seperti David Solomon dari Goldman Sachs Group dan Stephen Schwarzman dari Blackstone. Delegasi ini juga mencakup Larry Fink dari BlackRock, Jane Fraser dari Citigroup, serta Dina Powell McCormick dari Meta Platforms.

Pertemuan antara Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping direncanakan membahas isu-isu krusial terkait perdagangan global dan pengembangan kecerdasan buatan (AI). Fokus diskusi lainnya akan mencakup kontrol ekspor, status Taiwan, hingga upaya stabilisasi di kawasan Iran.

Pemerintah Amerika Serikat berharap kunjungan ini mampu membuka akses pembelian baru serta memperlancar arus perdagangan dengan Beijing. Secara khusus, Trump meminta bantuan China untuk membantu pembukaan kembali Selat Hormuz guna mengamankan jalur distribusi minyak mentah dunia.

"Saya rasa sangat penting untuk melihat adanya keterlibatan dialog antara kedua negara adidaya ekonomi tersebut. Kita semua membutuhkan terjadinya keterlibatan itu," kata Jane Fraser, CEO Citigroup.

Sementara itu, CEO Nvidia Jensen Huang dilaporkan tidak akan hadir dalam rombongan tersebut meskipun sebelumnya menyatakan ketertarikannya untuk bergabung. Hingga saat ini, daftar delegasi tersebut mencakup belasan eksekutif tertinggi yang akan mendampingi agenda diplomasi ekonomi Trump di Beijing.

Recommended