Trump Perintahkan Penghentian Teknologi AI Anthropic

Donald Trump menginstruksikan lembaga federal menghentikan penggunaan teknologi AI Anthropic, dipicu penolakan akses ke militer AS.

Donald Trump, mantan Presiden Amerika Serikat, mengumumkan akan menginstruksikan seluruh lembaga federal untuk segera menghentikan pemanfaatan teknologi dari Anthropic, sebuah perusahaan pengembang AI yang sedang naik daun. Keputusan ini dipicu oleh laporan yang menyebutkan bahwa Anthropic menolak permintaan dari Pentagon.

Melalui unggahannya di Truth Social, Trump menyatakan dengan tegas, "Kami tidak membutuhkannya, kami tidak menginginkannya, dan tidak akan berbisnis dengan mereka lagi!" seperti dikutip dari BBC.

Perseteruan antara Anthropic dan Gedung Putih bermula ketika perusahaan tersebut menolak memberikan akses tak terbatas ke perangkat AI mereka kepada militer AS. Penolakan ini membuat Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyebut Anthropic sebagai 'risiko rantai pasokan'.

Jika label ini diterapkan, Anthropic akan menjadi perusahaan AS pertama yang menerima perlakuan semacam itu secara publik. Menanggapi hal ini, Anthropic menyatakan akan mengajukan gugatan ke pengadilan.

Instruksi dari Trump ini muncul setelah beberapa hari terjadi perdebatan, baik secara terbuka maupun tertutup, antara CEO Anthropic, Dario Amodei, dan Hegseth.

Anthropic merasa khawatir bahwa pemerintah berpotensi menggunakan perangkat AI mereka, seperti Claude, untuk pengawasan massal dan pengembangan senjata otonom penuh. Namun, Hegseth dan Pentagon bersikeras agar Anthropic menyetujui penggunaan sah apa pun atas perangkat dan teknologi yang mereka miliki.

Hegseth mengumumkan di X bahwa Anthropic akan segera ditetapkan sebagai risiko rantai pasokan. Hal ini akan melarang perusahaan mana pun yang bekerja sama dengan militer untuk melakukan aktivitas komersial dengan Anthropic.

Meskipun belum menerima kabar secara langsung dari Gedung Putih maupun militer, Anthropic menegaskan bahwa penetapan sebagai risiko rantai pasokan tidak memiliki dasar hukum dan akan menjadi preseden berbahaya bagi perusahaan Amerika yang bernegosiasi dengan pemerintah.

Perusahaan itu menambahkan, "Sebesar apa pun intimidasi atau hukuman dari Departemen Perang tidak akan mengubah pendirian kami mengenai pengawasan domestik massal atau senjata otonom penuh".

Trump juga menyebut Departemen Pertahanan sebagai Departemen Perang (Department of War).

Menurut Trump, perangkat Anthropic akan dihapus secara bertahap dari seluruh pekerjaan pemerintah dalam enam bulan ke depan. Terkait pelanggan Anthropic lainnya, perusahaan menyatakan bahwa dampaknya hanya akan dirasakan oleh perusahaan-perusahaan yang juga memiliki kontrak dengan militer. Mereka mungkin harus berhenti menggunakan Anthropic untuk pekerjaan yang dilakukan atas nama Departemen Pertahanan.

Sebelum pernyataan Trump, Anthropic sempat menyampaikan bahwa jika Departemen Pertahanan AS memutuskan untuk berhenti menggunakan perangkat mereka, perusahaan akan membantu memfasilitasi transisi ke penyedia layanan lain.

Trump mengecam perusahaan tersebut di Truth Social. "Anthropic sebaiknya bersikap kooperatif dan membantu selama masa transisi penghapusan ini, atau saya akan menggunakan kekuatan penuh kepresidenan untuk memaksa mereka patuh, yang akan diikuti oleh konsekuensi perdata dan pidana berat," sebutnya.

Anthropic telah digunakan oleh pemerintah dan militer AS sejak 2024 dan merupakan perusahaan AI tingkat lanjut pertama yang perangkatnya digunakan di lembaga-lembaga pemerintah untuk menangani pekerjaan rahasia.

Recommended