Liverpool: Saudi Pro League Incar Edwards dan Hughes

Saudi Pro League membidik Michael Edwards dan Richard Hughes dari Liverpool, bukan Mohamed Salah, pada musim panas 2026.

Saudi Pro League mengincar dua tokoh penting Liverpool pada musim panas 2026, namun bukan Mohamed Salah yang menjadi target utama.

Salah baru saja mengumumkan akan meninggalkan Anfield di akhir musim ini. Namun, klub-klub Liga Arab Saudi justru mengincar Michael Edwards dan Richard Hughes, menurut laporan The Independent.

Saat ini, belum ada rencana untuk mengganti Arne Slot. Petinggi klub meyakini banyak faktor yang menyebabkan musim yang kurang memuaskan ini.

Performa tim yang tidak stabil dan pertanyaan mengenai kebijakan rekrutmen yang kurang seimbang memicu sorotan terhadap struktur kepemimpinan sepak bola klub, bukan hanya pelatih. Banyak pihak meyakini perubahan akan tetap terjadi, terlepas dari hasil akhir musim ini.

Hughes bergabung sebagai direktur olahraga Liverpool setelah kepergian Jurgen Klopp pada 2024, sementara Edwards kembali sebagai CEO sepak bola setelah sempat meninggalkan klub pada 2022.

Posisi Edwards menjadi rumit setelah penugasan awalnya untuk membangun strategi multi-klub bagi pemilik Fenway Sports Group dibatalkan. Sebelumnya, Edwards telah meninjau lebih dari 30 klub di berbagai liga Eropa, termasuk FC Girondins de Bordeaux dan klub Spanyol seperti Malaga dan Getafe, tetapi manajemen menilai valuasi sebagian besar klub tersebut terlalu tinggi.

Keputusan Liverpool untuk meninggalkan pendekatan tersebut menimbulkan pertanyaan tentang keinginan Edwards untuk mencari tantangan baru. Saudi Pro League siap menawarkan kesempatan tersebut. Pria berusia 46 tahun itu dikenal sebagai salah satu ahli rekrutmen terbaik di dunia sepak bola dan dianggap cocok untuk peran pengawasan yang lebih luas di liga tersebut, atau bahkan di salah satu klub. Sementara itu, Hughes disebut sebagai kandidat ideal untuk posisi rekrutmen di Al Hilal.

Masa Depan Arne Slot dalam Perdebatan

Perkembangan ini dapat memengaruhi langkah besar Liverpool di musim panas, yaitu potensi kepergian Mohamed Salah. Saudi Pro League telah berusaha merekrutnya selama tiga tahun terakhir, namun sang pemain masih bertahan karena ingin terus bermain di level Liga Champions.

Al Hilal disebut sebagai tujuan potensial, tetapi Inter Miami juga siap mengajukan tawaran untuk memboyong Salah di masa depan. Klub MLS tersebut saat ini belum memiliki slot Designated Player, sehingga perlu melakukan penyesuaian skuad.

Penurunan performa Salah menjadi salah satu faktor merosotnya performa Liverpool musim ini. Catatan dua kekalahan dan satu hasil imbang dalam tiga laga terakhir Premier League memicu kembali perdebatan soal masa depan Slot.

Namun, perdebatan tersebut belum muncul di level manajemen. Sejumlah sumber menegaskan bahwa Liverpool tidak mempertimbangkan pergantian pelatih, terutama karena banyak faktor yang memengaruhi penurunan performa, termasuk badai cedera serta dampak yang belum sepenuhnya dipahami dari kepergian Diogo Jota.

Recommended