Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama PSSI menjajaki peluang pertandingan uji coba antara Timnas Indonesia melawan Prancis dalam konferensi pers di Jakarta Pusat pada Rabu (15/4/2026). Kerja sama ini bertujuan memperkuat pengembangan sepak bola nasional melalui kemitraan dengan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF).
Langkah strategis tersebut diumumkan dalam agenda bertajuk pengembangan sepak bola putri mulai dari tingkat akar rumput hingga fasilitas Clairefontaine. Selain fokus pada atlet putri, kolaborasi ini membuka jalan bagi tim nasional putra untuk melakoni laga persahabatan di masa mendatang.
Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan komitmennya untuk mewujudkan latih tanding tersebut bagi skuad Garuda. Dilansir dari Bola, peluang pertemuan kedua negara tetap terbuka lebar, baik untuk kategori umur maupun tim senior.
"Untuk uji coba bagi Timnas Indonesia melawan Prancis, baik di level senior maupun level usia muda, peluang itu pasti terbuka," ujar Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga RI.
Erick menambahkan bahwa PSSI akan terus mendorong inisiatif ini agar talenta lokal mendapatkan pengalaman internasional yang kompetitif. Fokus utama saat ini diarahkan pada kelompok usia U-17 dan U-20 sebagai bagian dari persiapan menuju target besar di Piala Dunia 2030 dan 2034.
Pengembangan pemain muda dinilai krusial karena uji coba melawan negara dengan tradisi sepak bola kuat seperti Prancis memberikan jam terbang yang tidak didapat di liga domestik. PSSI berharap transfer ilmu dari FFF dapat mempercepat peningkatan standar teknis pemain Indonesia.
Di sisi lain, performa positif ditunjukkan Timnas Indonesia U-17 yang baru saja mengalahkan Timor Leste dengan skor 4-0 pada Senin (13/4/2026). Kemenangan di laga perdana Piala AFF U-17 2026 tersebut menjadi modal penting dalam pembangunan mentalitas pemenang sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi.