PT Pertamina Patra Niaga menyelenggarakan program uji emisi gratis bagi kendaraan bermotor di 14 titik SPBU wilayah Jabodetabek pada Sabtu, 9 Mei 2026. Masyarakat dapat mengikuti layanan ini dengan syarat memiliki akun terdaftar pada aplikasi MyPertamina untuk mendukung perbaikan kualitas udara.
Dilansir dari Detik Finance, inisiatif ini merupakan kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga dengan Dinas Lingkungan Hidup. Program dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni tahap pertama pada 9-10 Mei 2026 dan tahap kedua pada 23-24 Mei 2026 dengan target total 7.000 unit kendaraan.
Peserta yang mengikuti pengujian tidak hanya mendapatkan sertifikat resmi uji emisi, tetapi juga berpeluang memperoleh merchandise serta e-voucher MyPertamina senilai Rp25.000. Layanan di lokasi terpilih beroperasi mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.
"Melalui program uji emisi gratis ini, Pertamina Patra Niaga ingin mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga performa kendaraan dan kualitas emisi yang dihasilkan," ujar Roberth MV. Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga.
Roberth menambahkan bahwa perusahaan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga dalam penggunaan bahan bakar secara bijak. Selain itu, langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih melalui pemantauan emisi gas buang secara rutin.
Pada pelaksanaan tahap pertama, terdapat tujuh lokasi SPBU yang melayani pengecekan. Lokasi tersebut meliputi SPBU Sawah Besar (Jakarta Pusat), SPBU Jagakarsa dan SPBU Fatmawati 2 (Jakarta Selatan), serta SPBU Boulevard Barat Kelapa Gading (Jakarta Utara).
Tiga lokasi lainnya pada tahap awal ini berada di SPBU Pasar Rebo (Jakarta Timur), SPBU Daan Mogot (Jakarta Barat), dan SPBU BSD (Tangerang Selatan). Para pengguna bahan bakar jenis Pertamax Series dan Pertamina Dex melaporkan hasil pengujian yang positif dalam agenda tersebut.
Budi, salah satu pengguna Pertamax Turbo di SPBU Pasar Rebo, menyatakan bahwa penggunaan BBM sesuai spesifikasi sangat berpengaruh pada performa mesin. Menurutnya, mesin yang lebih bersih membuat interval penggantian oli menjadi lebih lama dan emisi tetap terjaga baik.