Tottenham Hotspur Berjuang Hindari Degradasi Usai Ditahan Imbang Brighton

Tottenham Hotspur tertahan dua poin dari zona aman Premier League setelah bermain imbang melawan Brighton dan menghadapi risiko degradasi musim ini.

Tottenham Hotspur menghadapi ancaman degradasi serius dari kasta tertinggi Liga Inggris setelah ditahan imbang oleh Brighton pada pertandingan yang berlangsung Selasa, 21 April 2026. Hasil ini membuat klub asal London Utara tersebut masih tertahan dengan selisih dua poin dari zona aman klasemen sementara.

Klub berjuluk The Lilywhites ini sedang berupaya keras menghindari degradasi pertama mereka sejak tahun 1977. Berdasarkan data yang dilansir dari Bola, Tottenham belum mencatatkan satu pun kemenangan di Premier League sepanjang tahun 2026 dan gagal menang dalam 15 laga liga terakhir.

Situasi di papan bawah klasemen tidak mengalami perubahan drastis menyusul hasil imbang West Ham United melawan Crystal Palace. West Ham gagal memanfaatkan peluang untuk menjauh, namun mereka tetap mengumpulkan poin yang lebih konsisten dibandingkan Tottenham dalam beberapa laga terakhir.

Manajer Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, tetap menyatakan optimismenya meski statistik tim menunjukkan tren negatif. De Zerbi menekankan pentingnya aspek mental untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemain di tengah tekanan yang terus meningkat menjelang akhir musim.

"Kami mampu memenangkan lima pertandingan beruntun," kata Roberto De Zerbi, Manajer Tottenham Hotspur. Pernyataan ini muncul sebagai upaya untuk menjaga semangat tim yang kini dihadapkan pada jadwal krusial di sisa kompetisi.

Jika Tottenham gagal mengalahkan Wolverhampton Wanderers pada akhir pekan mendatang, mereka akan menyamai rekor terburuk klub tanpa kemenangan yang pernah terjadi 91 tahun lalu. Sejarah mencatat rekor kelam tersebut terakhir kali dialami klub pada periode tahun 1934 hingga 1935.

Di sisi lain, rival degradasi seperti Leeds United dan Nottingham Forest menunjukkan performa yang lebih solid. Leeds berhasil memenangi dua laga beruntun dan menjauh delapan poin dari zona merah, sementara Nottingham Forest tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir mereka.

Statistik menunjukkan ketimpangan performa yang mencolok antara Tottenham dan para pesaingnya. West Ham mengoleksi 19 poin dari 12 laga terakhir, sedangkan Tottenham hanya mampu meraup enam poin dari 15 laga sejak kemenangan terakhir mereka atas Crystal Palace pada Desember lalu.

Jadwal sisa musim ini akan menjadi penentu bagi nasib klub-klub di zona bawah. Setelah menghadapi Wolverhampton Wanderers, Tottenham dijadwalkan bertemu dengan Leeds United, Aston Villa, Chelsea, dan Everton untuk menentukan posisi mereka di Premier League musim depan.

Recommended