Universitas Mercu Buana (UMB) kembali menorehkan prestasi di kancah perguruan tinggi. Dalam pemeringkatan Webometrics edisi 2026, UMB berhasil menduduki posisi ke-2 sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Jakarta dan peringkat ke-9 PTS terbaik di Indonesia.
Rektor UMB, Andi Adriansyah, menjelaskan bahwa capaian ini bukan hanya sekadar angka. Lebih dari itu, ini merupakan indikator strategis terkait keterbukaan akses ilmu pengetahuan serta kontribusi riset UMB di dunia digital.
“Webometrics menilai bagaimana perguruan tinggi hadir dan berdampak di ranah digital, khususnya melalui publikasi ilmiah dan keterbukaan akses pengetahuan. Ini sangat relevan dengan tuntutan global saat ini,” ujar Andi, dikutip Sabtu, 28 Maret 2026.
Indikator yang digunakan Webometrics meliputi visibilitas website, kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah, serta tingkat open access. Artinya, sebuah perguruan tinggi tidak hanya dituntut untuk unggul di bidang akademik, tetapi juga harus mampu menyebarkan pengetahuan secara luas ke masyarakat global.
Peningkatan signifikan dalam eksposur digital dan kontribusi ilmiah menjadi bukti capaian Universitas Mercu Buana. Penguatan repositori institusi, peningkatan publikasi bereputasi, serta optimalisasi platform digital menjadi beberapa faktor pendorong kenaikan peringkat ini.
Andi menambahkan, Webometrics memiliki dampak pada reputasi internasional perguruan tinggi. Hal ini termasuk dalam menarik kolaborasi riset, kemitraan global, serta minat dari mahasiswa asing.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat ekosistem riset dan publikasi berbasis digital agar kontribusi keilmuan dari kampus dapat diakses lebih luas dan memberikan dampak nyata,” katanya.
Pemeringkatan Webometrics bukan hanya menjadi alat ukur kinerja digital. Lebih dari itu, Webometrics mencerminkan transformasi perguruan tinggi menuju keterbukaan, kolaborasi, serta daya saing global.