Uston Nawawi Kenang Kegagalan Penalti Final SEA Games 1997

Legenda sepak bola Uston Nawawi menceritakan memori kelam kegagalan penalti di final SEA Games 1997 yang menghambat Indonesia meraih medali emas.

Legenda sepak bola Indonesia Uston Nawawi membagikan kenangan buruknya saat gagal mengeksekusi penalti pada laga final SEA Games 1997 melawan Thailand di Stadion Utama Senayan, Jakarta, Sabtu 18 Oktober 1997. Kegagalan tersebut menjadi faktor penentu kekalahan tim nasional Indonesia di hadapan publik sendiri.

Pertandingan puncak itu berakhir dengan skor imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu selesai. Indonesia akhirnya terpaksa mengakui keunggulan Thailand dengan skor 2-4 dalam drama adu penalti setelah dua eksekutor tuan rumah gagal mencetak gol.

Dilansir dari Bola, Uston Nawawi dan Ronny Wabia merupakan dua pemain yang gagal menjalankan tugas tersebut. Bola hasil tendangan keduanya melambung melewati mistar gawang, meskipun kiper Thailand sudah bergerak ke arah yang salah.

Uston yang saat itu masih berusia muda masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti pada babak perpanjangan waktu. Penetapan dirinya sebagai penendang keempat terjadi secara spontan di tengah lapangan saat para pemain berkumpul sebelum adu penalti dimulai.

"Begitu saya siap, oke, enggak ada masalah. Tapi waktu masuk atau jalan ke tengah lapangan menuju kotak penalti, badan saya kayak melayang gitu. Enggak tahunya tanda bolanya naik," kata Uston Nawawi, Legenda Timnas Indonesia.

Uston mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami kesulitan tidur selama dua malam setelah pertandingan final tersebut berakhir. Perasaan emosional itu muncul karena ia merasa gagal memenuhi kepercayaan besar yang diberikan dalam debutnya di partai final tim nasional.

Insiden tersebut memperpanjang masa penantian medali emas sepak bola Indonesia di ajang SEA Games setelah terakhir kali diraih pada tahun 1991. Hingga saat ini, momen di Stadion Utama Senayan itu tetap menjadi salah satu sejarah paling diingat oleh pecinta sepak bola nasional.

Recommended