VAR Anulir Gol West Ham Lawan Arsenal Picu Kritik Peter Schmeichel

Keputusan VAR menganulir gol Callum Wilson dalam laga Arsenal vs West Ham pada 10 Mei 2026 memicu kritik tajam dari legenda MU, Peter Schmeichel.

Wasit Chris Kavanagh menganulir gol penyeimbang West Ham United saat melawan Arsenal dalam lanjutan Premier League pada Minggu, 10 Mei 2026. Keputusan tersebut diambil setelah peninjauan VAR menyatakan terjadi pelanggaran terhadap kiper Arsenal, David Raya, di menit-menit akhir pertandingan.

Kemenangan tipis 1-0 Arsenal di London Stadium ini diwarnai kontroversi besar terkait konsistensi penerapan aturan fisik di kotak penalti. Dilansir dari Bola, gol Callum Wilson pada menit ke-95 awalnya sempat disahkan oleh teknologi garis gawang sebelum akhirnya dibatalkan melalui intervensi asisten video wasit.

Legenda Manchester United, Peter Schmeichel, menyatakan kemarahannya terhadap keputusan tersebut yang dinilai tidak sejalan dengan standar duel fisik musim ini. Schmeichel berpendapat bahwa tim asuhan Mikel Arteta sering kali diuntungkan dalam situasi serupa tanpa mendapatkan hukuman yang sama.

"Kalau itu pelanggaran, maka banyak gol Arsenal musim ini juga seharusnya dianulir," ujar Peter Schmeichel, Legenda Manchester United, saat memberikan komentar melalui Viaplay. Ia juga mengkritik durasi pemeriksaan VAR yang dianggap terlalu lama sehingga menimbulkan keraguan.

Kronologi kejadian bermula saat tendangan keras Callum Wilson melewati garis gawang David Raya setelah terjadi kemelut di area penalti. Meskipun jam tangan wasit sempat memberikan sinyal gol sah, VAR Darren England memanggil wasit utama untuk meninjau monitor di pinggir lapangan.

Hasil peninjauan menunjukkan pemain West Ham nomor punggung 19 dianggap melakukan gangguan ilegal terhadap pergerakan David Raya saat mencoba mengamankan bola. Akibatnya, wasit Chris Kavanagh membatalkan keputusan awal dan memberikan tendangan bebas langsung kepada Arsenal.

Pihak Premier League melalui akun resmi Match Centre memberikan penjelasan bahwa pembatalan gol dilakukan karena adanya pelanggaran terhadap penjaga gawang. Keputusan ini membuat Arsenal tetap kokoh di puncak klasemen, sementara West Ham gagal meraih poin krusial untuk menjauh dari zona degradasi.

Recommended