Veda Ega Pratama Gagal Finis Moto3 Amerika Serikat 2026

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, tidak finis di Moto3 Amerika Serikat 2026 setelah terjatuh akibat kesalahan sendiri. Ia bertekad bangkit di Jerez.

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menghadapi tantangan besar pada balapan Moto3 Amerika Serikat 2026 yang berlangsung di Circuit of the Americas, Austin, pada Senin (30/03/2026) dini hari WIB. Hasil ini menghentikan tren positif yang telah dibangunnya sejak awal musim.

Veda, yang memperkuat Honda Team Asia, harus menerima kenyataan tidak finis. Ia menjelaskan bahwa persaingan agresif di barisan depan sejak lap-lap awal membuat balapan sulit dikendalikan. Banyaknya manuver dari pembalap lain memaksa Veda bekerja keras menjaga posisinya.

"Balapan hari ini sangat sulit buat saya karena sejak awal banyak pertarungan agresif di grup. Tidak mudah untuk mengatur semuanya," ungkap Veda Ega Pratama, seperti dilansir dari Bola.

Meskipun demikian, Veda Ega Pratama sempat menunjukkan potensi kebangkitan. Seiring berjalannya balapan, ia berhasil menemukan ritme terbaiknya, yang meningkatkan kepercayaan dirinya.

Pembalap di depannya satu per satu berhasil disalip, memangkas jarak dengan rombongan terdepan. Momentum positif ini bahkan sempat memberinya harapan untuk bersaing di barisan depan.

"Setelah itu saya mulai merasa lebih baik. Saya menemukan ritme dan bisa menyalip beberapa pembalap serta mendekati grup depan. Saat itu feeling saya sangat bagus dengan motor," lanjutnya.

Terjatuh Akibat Kesalahan Pribadi

Namun, harapan tersebut harus pupus karena kesalahan yang dilakukannya sendiri. Veda Ega Pratama sedikit melebar dari jalur balap dan terlalu agresif membuka gas saat motor masih dalam posisi miring.

Insiden ini menyebabkan ia kehilangan kendali dan terjatuh, mengakhiri balapannya lebih cepat dari yang diharapkan.

"Tapi saya membuat kesalahan. Saya sedikit melebar dan membuka gas terlalu cepat saat masih miring, lalu kehilangan kendali," jelasnya.

Fokus Penuh Menuju Balapan Jerez

Rasa kecewa jelas dirasakan, mengingat peluang untuk meraih hasil maksimal sangat terbuka lebar. Namun, Veda memilih untuk mengambil sisi positif dari kejadian ini, melihatnya sebagai pelajaran penting untuk meningkatkan performa di masa mendatang.

"Tentu saya kecewa, karena hari ini kami punya peluang bagus. Tapi ini bagian dari proses belajar dan menambah pengalaman," katanya.

Kini, fokus Veda Ega Pratama beralih ke balapan berikutnya di Jerez pada akhir bulan April. Ia bertekad untuk bangkit dan tampil lebih kuat di seri selanjutnya. "Saya akan mengambil ini sebagai pelajaran penting dan kembali lebih kuat di Jerez," tegas pembalap muda tersebut.

Recommended