Vinicius Junior Kembali Bersinar Bersama Real Madrid

Vinicius Junior kembali menunjukkan performa terbaiknya bersama Real Madrid setelah sempat mengalami masa sulit.

Setelah melewati masa sulit selama empat bulan, Vinicius Junior perlahan menemukan kembali performa terbaiknya bersama Real Madrid. Pemain sayap asal Brasil ini kembali menunjukkan potensi yang sempat membuatnya menjadi kandidat peraih Ballon d’Or 2024.

Salah satu faktor yang memengaruhi kebangkitan Vinicius adalah kehadiran sosok baru di kursi pelatih. Dukungan penuh dari Alvaro Arbeloa, yang menggantikan Xabi Alonso, memberikan dampak positif bagi kepercayaan diri sang pemain.

Sebelumnya, hubungan Vinicius dengan Alonso dikabarkan kurang harmonis. Insiden di El Clasico dan negosiasi kontrak yang tersendat memperburuk situasi, berdampak pada penurunan performa Vinicius di lapangan.

Di bawah kepelatihan Alonso, permainan Vinicius kehilangan ketajamannya. Pergerakannya mudah ditebak, penyelesaian akhir kurang efektif, dan ia terlalu sering memaksakan dribel.

Menurut data dari Sport Illustrated, Sabtu (21/2/2026), Vinicius hanya mencetak tujuh gol dan delapan assist dalam 33 penampilan di semua ajang di era Xabi Alonso. Sebagian besar gol tersebut dicetak sebelum jeda internasional Oktober. Setelah itu, ia mengalami paceklik gol dalam 16 pertandingan, yang baru berakhir di final Piala Super Spanyol pada Januari 2026.

Penurunan performa Vinicius juga memengaruhi performa tim secara keseluruhan. Real Madrid kehilangan posisi puncak klasemen La Liga dan menelan kekalahan di Liga Champions dari Liverpool dan Manchester City. Pada periode November hingga awal Desember, mereka kehilangan poin dalam lima dari delapan pertandingan.

Kedatangan Arbeloa sebagai pelatih membawa angin segar bagi Vinicius. Meskipun awal kepelatihannya diwarnai dengan kekalahan di Copa del Rey, Arbeloa terus memberikan dukungan kepada Vinicius.

Kepercayaan Arbeloa membuahkan hasil. Dalam delapan penampilan di bawah arahannya, Vinicius telah mencetak lima gol dan dua assist. Kontribusi golnya hampir menyamai catatan di paruh pertama musim.

Kualitas gol Vinicius juga kembali memukau. Golnya saat menghadapi Benfica bahkan disebut sebagai salah satu yang terbaik dalam kariernya.

Kini, kepercayaan diri Vinicius terpancar jelas. Ia tidak lagi dicadangkan, ditarik keluar tanpa alasan yang jelas, atau dipaksa bermain dalam skema taktik yang tidak menguntungkannya.

Vinicius kini menjadi pusat kebangkitan Real Madrid. Jika performa ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Real Madrid akan kembali menjadi ancaman serius di semua kompetisi, dan Vinicius Jr kembali diperhitungkan sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Recommended