Waspada! Pinjaman Online Ilegal Marak Jelang Lebaran

Masyarakat diimbau waspada terhadap tawaran pinjaman online ilegal yang marak menjelang Lebaran. Bunga mencekik & teror menghantui.

Menjelang Lebaran, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat. Peningkatan ini meliputi pembelian baju baru, tiket mudik, hingga pemberian hadiah kepada keluarga dan teman.

Sebuah video yang diunggah di akun Instagram @satgas_pasti menggambarkan kebingungan seorang perempuan muda dalam memenuhi kebutuhan Lebarannya. Dalam video itu, muncul ide untuk meminjam uang melalui pinjaman online ilegal karena proses pencairan dana yang cepat dan persyaratan yang mudah.

Namun, narator pria dalam video tersebut memperingatkan bahwa solusi instan ini justru dapat menjadi awal dari masalah yang lebih besar.

"Menjelang Lebaran, tawaran pinjaman online ilegal itu biasanya meningkat loh. Prosesnya cepat dan syaratnya mudah. Tapi di balik itu semua, bunganya mencekik dan teror tanpa henti," ujarnya dikutip, Jumat (20/3/2026).

Masyarakat yang terpaksa menggunakan layanan pinjaman online diimbau agar lebih selektif. Pilihlah layanan yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Jika kamu terpaksa menggunakan pinjaman online, pilihlah yang terdaftar dan diawasi oleh OJK," katanya.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak memberikan akses penuh ke data pribadi di ponsel. Pinjol legal umumnya hanya meminta akses terbatas, seperti kamera, mikrofon, dan lokasi (CAMILAN), bukan seluruh kontak.

Jangan lupa untuk membaca dengan teliti ketentuan bunga dan denda. Selain itu, pinjamlah sesuai dengan kemampuan membayar.

"Pinjaman cepat bukan berarti solusi cepat. Pilih yang berizin, jangan mau ditipu," katanya.

Recommended