PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WIKA Beton memperluas jejak bisnisnya di kancah internasional. Perusahaan konstruksi pelat merah ini tengah mengerjakan beberapa proyek besar di luar negeri, meliputi pembangunan kereta bawah tanah di Manila, Filipina, serta fasilitas gas alam cair (LNG) di Alaska.
Keterlibatan WIKA Beton dalam proyek Metro Manila Subway (MMS) mencakup pembuatan terowongan penghubung segmental dan pasokan komponen lintasan kereta. Menurut Direktur Utama Wijaya Karya Beton, Kuntjara, pengiriman komponen tersebut dilakukan langsung dari Majalengka, tempat anak usaha perseroan, WIKA Kobe, memproduksinya.
Proyek MMS sendiri didukung pendanaan dari Japan International Cooperation Agency (JICA) dengan Colas Rail sebagai kontraktor utama pekerjaan rel. Kuntjara menegaskan, WIKA Beton tidak mengeluarkan investasi modal (Capex) untuk proyek ini.
Per 6 April 2026, kemajuan proyek di Manila ini baru mencapai sekitar 30%. Kuntjara menjelaskan bahwa terdapat kendala umum seperti pembebasan lahan yang juga dihadapi di Indonesia, sehingga menghambat progres. Informasi ini disampaikan Kuntjara kepada awak media di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, seperti dilansir dari Detik Finance.
Secara nilai, proyek MRT di Manila tersebut memiliki kontrak senilai US$ 110 juta atau setara sekitar Rp 1,87 triliun, dengan asumsi kurs Rp 17.016 per dolar AS. Selain MMS, WIKA Beton juga sedang dalam tahap diskusi untuk proyek North-South Commuter Railway (NSCR) yang akan membentang sepanjang 100 kilometer.
Kuntjara menggambarkan proyek NSCR ini sebagai rute komuter yang lebih panjang, mirip dengan rute dari Tangerang ke Bekasi di Indonesia, berbeda dengan Metro Manila Subway yang fokus di dalam kota. Pembicaraan mengenai proyek ini masih terus berjalan.
Lebih lanjut, WIKA Beton juga tengah menggarap proyek fasilitas Liquefied Natural Gas (LNG) di Alaska. Perusahaan telah menandatangani nota kesepahaman (MOU) terkait pembangunan fasilitas ini. Kuntjara mengindikasikan bahwa proyek di Alaska ini akan menjadi salah satu proyek signifikan yang akan ditangani WIKA Beton di masa mendatang.