Awal karier gelandang serang Florian Wirtz bersama Liverpool tidak berjalan mulus, kendati datang dengan label transfer fantastis. Pemain asal Jerman itu menghadapi masa sulit adaptasi di Anfield setelah didatangkan dari Bayer Leverkusen senilai 116 juta pound sterling.
Pengalaman tersebut, menurut Wirtz, justru menjadi titik balik yang membuatnya tumbuh menjadi pesepak bola yang lebih tangguh. Ia juga menyoroti dukungan besar dari pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, yang selalu hadir di masa-masa penuh tantangan itu.
Florian Wirtz bergabung dengan Liverpool pada Juni tahun lalu. Transfernya mencatat rekor sebagai pembelian termahal klub, sebelum akhirnya dipecahkan oleh Alexander Isak dengan nilai 125 juta pound. Ekspektasi tinggi pun melekat pada pemain berusia 22 tahun ini.
Namun, Wirtz sempat kesulitan menunjukkan performa terbaiknya di awal musim Premier League. Gol perdananya baru tercipta pada 27 Desember, saat menghadapi Wolverhampton Wanderers. Setelah itu, ia mulai menemukan ritmenya, dengan mencetak enam gol dalam sepuluh pertandingan.
Dalam wawancara dengan program televisi Jerman, Sportschau, Wirtz mengakui bahwa ia melewati fase yang berat. "Itu bukan fase yang mudah. Terkadang bagus juga ketika segala sesuatu tidak selalu berjalan naik dan Anda mengalami penurunan lalu menjadi lebih kuat karenanya," ujar Florian Wirtz, seperti dikutip dari Bola.com.
Ia menambahkan, "Begitulah saya melihatnya sekarang, itu membuat saya sedikit lebih kuat. Saya harus mengatasi perlawanan dan beradaptasi, saya harus belajar menjadi lebih kuat dan menjaga bola."
Tekanan Tinggi Harga Transfer
Dengan harga transfer yang mahal, Wirtz berada di bawah tekanan besar. Kritik datang ketika ia dinilai belum mampu menyatu dengan cepat dengan gaya permainan Liverpool dan kerasnya Premier League. Namun, dari masa-masa sulit tersebut, Wirtz merasa banyak belajar.
Proses adaptasi terhadap intensitas pertandingan, tekanan publik, serta tuntutan menjaga konsistensi menjadi ujian yang kini mulai dapat ia atasi. Kebangkitannya juga terlihat dari performa bersama Timnas Jerman, di mana ia mencetak dua gol dan dua assist saat Jerman menang 4-3 atas Swiss pekan lalu.
Dukungan Nagelsmann jadi Kunci
Florian Wirtz secara khusus memberikan pujian kepada Julian Nagelsmann atas dukungan yang tak henti-hentinya selama masa sulit setelah kepindahannya ke Liverpool. Menurut Wirtz, pelatih Timnas Jerman itu selalu siap mendengarkan dan memberikan nasihat yang dibutuhkan.
"Pelatih selalu mendukung saya selama fase sulit setelah kepindahan saya ke Liverpool dan selalu punya waktu untuk mendengarkan saya. Dia memberi saya tips dan meyakinkan saya, itu membuat kami menjadi lebih dekat," tutur Wirtz.
Penilaian Wirtz ini dikonfirmasi oleh Nagelsmann sendiri, yang mengungkapkan bahwa hubungan mereka menjadi semakin erat berkat banyaknya percakapan yang terjadi selama periode tersebut. Nagelsmann menyebut Wirtz sangat terbuka dan diskusi mereka positif.
"Dia adalah sosok yang cerdas, sangat terbuka, jadi Anda mendapat banyak hal kembali dari percakapan seperti itu. Tentu saja, Anda bisa mengambil banyak pelajaran dari itu dan akan menjadi lebih kuat dari sebelumnya, karena itu juga bagian dari perkembangan pribadi bahwa segala sesuatunya tidak selalu berjalan ke satu arah," kata Nagelsmann.
Fokus Liverpool dan Piala Dunia 2026
Pada Senin malam, Florian Wirtz tampil selama satu jam saat Jerman meraih kemenangan 2-1 atas Ghana dalam pertandingan persahabatan. Gelandang berusia 22 tahun ini diharapkan akan memegang peran penting dalam skuad Jerman di Piala Dunia 2026.
Namun, sebelum fokus sepenuhnya pada turnamen internasional, Wirtz kini kembali mengarahkan perhatiannya ke Liverpool. Ia diharapkan dapat membantu The Reds mengamankan tiket Liga Champions musim depan, serta menghadapi laga perempat final Piala FA melawan Manchester City pada hari Sabtu. Dengan performa yang terus menanjak dan mental yang semakin kuat, Wirtz mulai menunjukkan kapasitasnya yang sepadan dengan investasi besar Liverpool.