Yanto Basna, bek Timnas Indonesia, ternyata menyimpan cerita pahit di balik awal kariernya di Liga Thailand. Pengalaman tersebut ia bagikan melalui kanal YouTube Dens.TV.
Pada tahun 2018, Basna memutuskan untuk merantau ke Thailand setelah tampil memukau di kompetisi domestik dan menjadi andalan Timnas Indonesia.
Namun, kariernya di Negeri Gajah Putih tidak berjalan mulus. Ia mengaku sempat tertipu oleh agen yang menjanjikan bermain di kasta tertinggi Liga Thailand.
“Memang dari waktu di Persib saya sudah berencana bahwa tujuan saya harus ke luar negeri. Ke mana saja, yang penting keluar dari Indonesia. Mau ke Manila, Kamboja, atau Malaysia, yang penting keluar dulu,” kata Basna.
Kesempatan itu datang pada tahun 2018. Namun, Basna mengatakan ada miskomunikasi dengan agennya.
“Saya dijanjikan bermain di Liga 1 Thailand. Klubnya waktu itu seperti yang diperkuat Chanathip Songkrasin di BG Pathum United,” ujar Basna.
Kenyataan Berbeda di Khon Kaen
Harapan itu tidak terwujud. Sesampainya di Thailand, Basna justru ditempatkan di klub kasta kedua, Khon Kaen FC.
Ia mengaku kecewa, tetapi memilih bertahan dan membuktikan kemampuannya.
“Saya dijanjikan ke situ dengan fasilitas lengkap. Tapi ketika sampai di sana ternyata saya bermain di Khon Kaen,” ujarnya.
Padahal, jika kembali ke Indonesia, banyak klub yang siap menampungnya. Namun, ia memilih merendahkan ego dan berjuang di Thailand.
Sempat Diremehkan
Basna mengungkapkan bahwa pemain Indonesia belum terlalu dihargai di Thailand saat itu.
Ia bahkan merasa diremehkan saat pertama kali tiba di sana.
“Beberapa tahun lalu mereka melihat pemain Indonesia itu di bawah. Seperti dipandang sebelah mata,” katanya.
Reaksi tersebut justru menjadi motivasi baginya untuk membuktikan diri di lapangan.
“Ketika mereka tahu saya dari Indonesia, mereka hanya bilang ‘Oh Indonesia’ sambil tertawa. Tapi itu justru jadi motivasi bagi saya,” ujarnya.
Akhirnya Bertahan Lama di Thailand
Setelah melewati masa adaptasi yang sulit, Basna berhasil bertahan dan melanjutkan kariernya di Thailand.
Ia juga mengganti agen karena merasa tidak mendapat kejelasan dari agen lamanya.
Kariernya berlanjut dengan memperkuat Sukhothai FC dan PT Prachuap FC.
Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi Basna sebagai pemain profesional di luar negeri.