Yanto Basna Ingatkan Pemain Lokal untuk Berkembang di Tengah Gempuran Asing

Mantan bek Timnas Indonesia, Yanto Basna, menyoroti pentingnya pemain lokal meningkatkan diri di tengah banyaknya pemain asing.

Mantan bek Timnas Indonesia, Yanto Basna, menekankan agar pemain lokal tidak menyerah dan terus mengembangkan diri di tengah banyaknya pemain asing yang bermain di kompetisi sepak bola Indonesia.

Menurutnya, kehadiran pemain asing seharusnya menjadi motivasi bagi pemain lokal untuk meningkatkan kualitas diri, termasuk dengan mencoba berkarier di luar negeri.

Basna, yang pernah membela Persib Bandung dan Sriwijaya FC, menyampaikan pandangannya melalui kanal YouTube Dens.TV. Ia memprediksi persaingan bagi pemain lokal di klub maupun Timnas Indonesia akan semakin ketat dalam beberapa tahun ke depan.

Pengalaman berkarier di Thailand bersama PT Prachuap FC memberikan pelajaran berharga bagi Basna. Ia melihat langsung bagaimana ketatnya persaingan di sana dan ambisi pemain Thailand untuk berkarier di Jepang.

"Kalau dari pemain asing, apalagi terutama kemarin mau ditambah jadi 11 pemain ya. Makanya saya sempat juga kasih komentar. Artinya saya sudah melihat persaingan itu waktu kebetulan memang saya lama berkarier di luar negeri," ujar Basna.

Basna menyarankan agar pemain lokal mulai membuka peluang untuk bermain di luar negeri jika ingin berkembang lebih jauh. Ia mencontohkan ambisi besar pemain Thailand untuk berkarier di Jepang.

Basna juga belajar dari sepak bola Jepang saat bermain di Thailand. Ia melihat kualitas kompetisi dan sistem sepak bola di Jepang yang berbeda menjadi tujuan ideal bagi pemain Asia untuk berkembang.

Selain itu, Basna menilai persaingan di Timnas Indonesia akan semakin berat karena semakin banyaknya pemain naturalisasi.

"Nah akhirnya belajar dari Jepang, saya sudah sampaikan lewat beberapa podcast bahwa lima sampai sepuluh tahun lagi persaingan di timnas akan jauh lebih ketat," ujar Basna.

Ia menegaskan, pemain lokal harus meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing di level internasional.

"Kalau kita tidak bisa mempersiapkan diri dan menciptakan peluang untuk ke luar negeri, mau tidak mau kita hanya bermain di liga lokal dan bahkan bisa tersisih," tegas Basna.

Recommended