Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memastikan bahwa proses rekrutmen 35.476 manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan pegawai Kampung Nelayan Merah Putih tidak dipungut biaya pada Senin (4/5/2026). Penegasan ini disampaikan guna merespons maraknya aksi penipuan yang menjanjikan kelulusan melalui jalur tidak resmi.
Dilansir dari Detik Finance, para pelaku penipuan diketahui menggunakan modus penyebaran tautan palsu dan permintaan sejumlah uang kepada calon peserta. Zulkifli Hasan menekankan bahwa tidak ada praktik "titipan" dari pihak mana pun dalam proses seleksi ini.
"Tidak ada pungutan biaya apa pun, tidak ada orang dalam, ya. Yang datang ke Kemenko minta tolong juga enggak bisa, ya. Kementerian Ibu Menpan RB juga enggak bisa. Jadi tidak ada titipan-titipan," ujar Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Masyarakat yang menemukan praktik permintaan uang dalam proses rekrutmen ini diimbau untuk segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum. Zulkifli menegaskan bahwa klaim pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu dipastikan adalah tindakan kriminal.
Antusiasme masyarakat terhadap lowongan ini tercatat sangat tinggi dengan total 639.732 pendaftar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 487.819 orang telah melengkapi berkas administrasi, dan 483.648 pelamar dinyatakan memenuhi syarat untuk lanjut ke tahap berikutnya.
Saat ini, proses seleksi telah memasuki tahap tes kompetensi yang dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 12 Mei 2026. Ujian dilaksanakan di 72 titik lokasi di seluruh Indonesia dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Zulkifli menambahkan bahwa penggunaan sistem CAT menjamin transparansi karena metode yang sama telah digunakan dalam seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN). Setelah tes kompetensi, peserta akan menghadapi seleksi kompetensi tambahan, tes mental ideologi, dan pemeriksaan kesehatan pada 20 hingga 31 Mei 2026.
Hasil akhir seleksi direncanakan akan diumumkan pada 7 Juni 2026. Pelamar yang dinyatakan lolos wajib mengikuti pelatihan dasar kemiliteran komponen cadangan (Komcad) serta pelatihan manajerial untuk membekali kompetensi bidang sebelum resmi bertugas.