Calon Ketua Umum BPP HIPMI masa bakti 2026-2029, Afifuddin S. Kalla, menekankan pentingnya kontribusi mahasiswa dalam memperkuat hilirisasi melalui Industri Kecil dan Menengah (IKM) saat memberikan kuliah umum di Auditorium FIA Universitas Indonesia, Depok, Jumat, 8 Mei 2026.
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI ini menyoroti perlunya sinergi antara akademisi dan praktisi bisnis. Hal ini bertujuan agar program hilirisasi dapat menyentuh level industri terkecil secara optimal.
Dilansir dari Medcom, Afifuddin Kalla mendorong mahasiswa untuk menciptakan terobosan teknologi guna mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai tinggi. Menurutnya, fondasi industri raksasa di Indonesia tetap berakar pada penguatan ekosistem skala kecil.
"Kita harus membahas bagaimana pentingnya pengembangan Industri Kecil dan Menengah untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia. Mahasiswa harus mampu melahirkan inovasi yang mendorong hilirisasi agar ekonomi kita semakin kuat dan mandiri," kata Afifuddin S. Kalla, CEO Bukaka Group.
Afifuddin juga membandingkan keberhasilan Korea Selatan dalam mengelola industri pengolahan yang mampu melampaui PDB Indonesia. Keberhasilan tersebut dicapai melalui fokus pada nilai tambah meskipun negara tersebut memiliki keterbatasan sumber daya alam.
Terdapat empat tantangan besar bagi pengusaha muda yang diidentifikasi oleh alumni FEUI angkatan 2003 tersebut. Kendala tersebut meliputi permodalan, riset yang tidak terimplementasi, keterbatasan akses pasar, serta jaringan koneksi.
Sebagai langkah strategis, Afifuddin menawarkan lima visi unggulan untuk HIPMI ke depan. Visi tersebut mencakup digitalisasi, kemudahan akses pendanaan, kemandirian ekonomi, peningkatan kualitas pengusaha, serta penguatan jejaring organisasi.
Ketua HIPMI PT UI, Gafi Nasution, menambahkan bahwa hilirisasi menjadi kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen sesuai visi pemerintah. Sektor IKM dinilai memiliki peluang besar karena kontribusinya yang signifikan terhadap PDB nasional.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus BPP HIPMI dan BPD HIPMI Jaya. Sesi kuliah umum diakhiri dengan diskusi interaktif serta penyerahan fasilitas edukasi bagi para mahasiswa peserta kegiatan.