Cedera bahu yang dialami Marc Marquez pada musim lalu memaksanya untuk memulai MotoGP 2026 dengan menggunakan paket aerodinamika Ducati versi 2024. Keputusan ini diambil karena paket aero terbaru lebih menuntut fisik, sementara kondisi bahunya belum pulih sepenuhnya.
Pembalap berusia 33 tahun tersebut mengalami cedera bahu yang cukup serius setelah terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi di Grand Prix Indonesia pada Oktober tahun lalu. Insiden ini sempat menimbulkan kekhawatiran terkait kebugarannya menjelang musim baru.
Meskipun demikian, Marquez tetap berpartisipasi dalam tes pramusim dan masih dianggap sebagai salah satu kandidat peraih gelar juara. Namun, kondisi bahu kanannya ternyata berdampak langsung pada pilihan teknis yang diambilnya.
Alih-alih menggunakan paket aerodinamika spesifikasi 2025 yang disukainya, Marquez memilih untuk kembali ke versi 2024. Motor dengan aero terbaru dinilai lebih berat dan membutuhkan kondisi fisik yang prima.
"Pada dasarnya, soal aerodinamika atau paket aero, Anda harus mencari yang terbaik untuk momen Anda, untuk gaya balap Anda, dan yang performanya paling baik," kata Marquez, Kamis, menjelang Grand Prix Thailand 2026.
Marquez menambahkan bahwa salah satu alasan dirinya memilih aero 2024 adalah karena saat ini ia tidak bisa mengendarai motor dengan cara yang sama seperti tahun lalu. Aerodinamika 2025 sedikit lebih berat dan menuntut kondisi fisik.
"Jadi sekarang saya hanya mencoba menyesuaikan gaya balap saya dengan apa yang saya miliki dalam kondisi fisik saat ini," ujar Marquez.
Ia juga menegaskan bahwa kedua paket aerodinamika tersebut bekerja dengan baik, hanya dengan cara yang berbeda. Salah satu kemampuannya adalah beradaptasi dengan apa yang dimilikinya dan apa yang dibutuhkannya.
Selama pramusim, Marquez tampil cukup solid, meskipun masih dalam proses pemulihan cedera bahu dan sempat berjuang melawan sakit saat tes di Buriram. Ia memperkirakan bahwa akhir pekan balapan akan lebih bersahabat bagi fisiknya dibandingkan sesi pengujian.
"Memang benar proses pemulihan saya membuat pramusim ini sedikit lebih sulit untuk benar-benar presisi dalam memberikan komentar dan selalu mengendarai motor dengan cara yang sama," kata Marquez.
Marquez berharap dapat memulai musim dengan baik dan bersaing dengan para rivalnya sejak awal.