Agus Sugiarto Akan Libatkan 100 Bank Salurkan KPR

Agus Sugiarto berencana melibatkan 100 bank dalam penyaluran KPR jika terpilih menjadi pimpinan OJK.

Agus Sugiarto, Komisaris Independen PT Danantara Asset Management, berambisi melibatkan sekitar 100 bank dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) jika terpilih menjadi Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebagai kandidat ADK OJK, Agus mengikuti uji kelayakan di Komisi XI DPR RI pada Rabu (11/3/2026). Ia menekankan peran OJK dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, termasuk program satu juta rumah.

Menurut Agus, OJK seharusnya tidak bergerak sendiri, melainkan aktif mendukung program pemerintah. "Kami melihat pemerintahan yang baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo sudah membuat Asta Cita… Tentunya OJK itu bukan anak autis yang bermain sendirian, kalau saya sebagai pimpinan, saya akan masuk ke situ," ungkap Agus.

Salah satu caranya, lanjut Agus, adalah dengan mewajibkan perbankan mengalokasikan 5% dari portofolio kreditnya untuk KPR. Ia menyebut konsep ini sebagai KPR Nusantara, yang menawarkan suku bunga rendah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Ide saya pribadi, saya akan minta teman-teman di perbankan, semua bank wajib memiliki portofolio KPR, di mana 5% dari pada portofolio KPR-nya dibentuk khusus menjadi semacam KPR Nasional… Di mana dalam KPR Nusantara ini kita sudah membuat skim tersendiri, berapa suku bunga rendah, semua banknya sama," jelasnya.

Agus bahkan mempertimbangkan melibatkan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dalam program ini. "Di sini kita ingin melihat bahwa ternyata OJK terlibat melalui perbankan. 100 bank kita libatkan, kalau perlu sampai BPR, sehingga masyarakat luas bisa menerima, bisa memiliki rumah dengan dukungan KPR Nasional ini tadi," kata Agus.

Dengan keterlibatan aktif OJK, Agus meyakini program pemerintah terkait perumahan dapat dipercepat, sejalan dengan harapan Menteri Perumahan dan Permukiman, Maruarar Sirait. Ia menegaskan bahwa OJK memiliki perangkat dan kemampuan untuk mendukung program-program pemerintah.

"Ini yang memang sebagai contoh, bahwa kita memang perlu mendukung program pemerintah dengan berbagai macam cara karena OJK memiliki, punya berbagai macam perangkat dan punya kemampuan untuk itu," imbuhnya.

Recommended