Aksi Juggling Rayan Cherki di Final Carabao Cup Tuai Kritik

Aksi Rayan Cherki saat melakukan juggling bola di final Carabao Cup 2026 menuai kritik dari Alan Pardew.

Aksi atraktif Rayan Cherki di final Carabao Cup 2026 berbuntut kontroversi. Alih-alih pujian, pemain Manchester City itu justru menerima kritikan pedas dari mantan pelatih Newcastle United, Alan Pardew.

Momen tersebut terjadi saat Manchester City memimpin 2-0 atas Arsenal di Stadion Wembley. Dalam situasi yang relatif aman, Cherki melakukan juggling bola beberapa kali di tengah pertandingan.

Bagi sebagian suporter, aksi tersebut menghibur. Namun, bagi sebagian kalangan lain, termasuk Pardew, hal itu dianggap berlebihan dan tidak menghormati lawan.

Reaksi negatif juga terlihat dari pelatih City, Pep Guardiola, yang tertangkap kamera menggelengkan kepala saat melihat aksi tersebut.

Pardew menilai aksi Cherki sebagai sikap yang tidak pantas ditunjukkan di level sepak bola profesional. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut melewati batas.

"Cherki masih sedikit naif, masih muda. Melakukan juggling seperti itu adalah sebuah penghinaan di sepak bola profesional," tegas Pardew.

Pardew juga menyoroti reaksi Guardiola yang terlihat tidak senang, sebagai indikasi bahwa tindakan tersebut tidak mendapat restu dari pelatih.

"Pep sampai menggelengkan kepala. Kalau Anda pemain profesional, itu sesuatu yang tidak boleh dilakukan," lanjutnya.

Bahkan, Pardew menyebut aksi juggling tersebut lebih buruk dibanding selebrasi provokatif seperti mempermainkan bola di depan gawang sebelum mencetak gol.

"Saya rasa juggling seperti itu malah lebih buruk," ujarnya.

Guardiola Diprediksi Tegur Cherki

Meskipun tampil impresif sepanjang pertandingan, aksi Cherki dinilai tidak perlu dilakukan dalam situasi tersebut. Pardew memahami bahwa pemain muda sering terbawa suasana, tetapi tetap harus menjaga profesionalisme.

"Itu tidak perlu. Dia memang sedang bermain bagus, menunjukkan banyak hal positif, tetapi aksi itu berlebihan," kata Pardew.

Ia pun meyakini Guardiola akan memberikan teguran kepada pemainnya agar tidak mengulangi hal serupa di masa depan.

"Saya yakin Pep akan menegurnya dan mengatakan, ‘Jangan lakukan itu lagi.’ Kalau saya jadi pelatihnya, saya juga akan melakukan hal yang sama," tambahnya.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Manchester City tetap keluar sebagai juara Carabao Cup. Akan tetapi, aksi Cherki menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola profesional, batas antara hiburan dan respek terhadap lawan tetap harus dijaga.

Recommended