Real Madrid menghadapi musim 2025/2026 yang penuh tantangan. Meski masih bertahan di Liga Champions dan berada di posisi kedua La Liga, mereka telah tersingkir dari Copa del Rey dan Piala Super Spanyol.
Tekanan besar yang dihadapi turut mempercepat kejatuhan Xabi Alonso sebagai pelatih. Penggantinya, Alvaro Arbeloa, juga belum mampu memberikan perubahan signifikan.
Di tengah situasi tersebut, muncul kabar ketegangan di ruang ganti pemain. Beberapa nama besar seperti Jude Bellingham dan Trent Alexander-Arnold menjadi sorotan.
Muncul spekulasi bahwa beberapa pemain Madrid ingin menyingkirkan Bellingham dan Alexander-Arnold. Kiper utama, Thibaut Courtois, juga terseret dalam isu ini.
Courtois sebelumnya dikabarkan meminta Bellingham untuk mengubah sikapnya. Laporan terbaru dari Spanyol mengklaim bahwa Courtois tidak sepenuhnya yakin dengan peran Alexander-Arnold.
Kiper asal Belgia itu disebut tidak ingin mantan pemain Liverpool itu terus bermain untuk Real Madrid karena kontribusi defensifnya dinilai kurang.
Bahkan, kehadirannya di lapangan dianggap seperti bermain dengan sepuluh orang.
Rumor Dampak Defensif Alexander-Arnold
Laporan tersebut menjelaskan bahwa Thibaut Courtois, salah satu pemain yang dihormati di ruang ganti, meragukan posisi Trent Alexander-Arnold sebagai bek kanan utama.
“Tidak ada yang meragukan kualitasnya saat menguasai bola atau kemampuannya membangun serangan dari sisi sayap, tetapi ada perasaan di dalam tim bahwa keseimbangan permainan terganggu ketika pemain Inggris itu bermain sebagai bek sayap. Bagi Courtois, perdebatan ini bukan soal bakat menyerang sang pemain, melainkan apa yang terjadi ketika tim harus bertahan dalam situasi yang paling menuntut," tulis laporan tersebut.