Al Nassr Tunda Kunci Gelar Juara Saudi Pro League Akibat Gol Bunuh Diri

Al Nassr gagal mengunci gelar juara Saudi Pro League setelah bermain imbang 1-1 melawan Al Hilal akibat gol bunuh diri dramatis di menit akhir.

Klub raksasa Arab Saudi, Al Nassr, gagal mengunci gelar juara Saudi Pro League musim ini setelah ditahan imbang oleh Al Hilal pada Rabu (13/5/2026) pagi WIB. Hasil ini memaksa Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus berjuang hingga pertandingan terakhir liga untuk memastikan trofi.

Kemenangan Al Nassr yang sudah di depan mata sirna akibat gol bunuh diri fatal pada sisa 10 detik pertandingan setelah tambahan waktu delapan menit berakhir. Dilansir dari Bola, insiden bermula saat kiper Bento bertabrakan dengan rekan setimnya, Inigo Martinez, ketika mencoba menangkap bola lambung.

Bola yang terlepas dari dekapan Bento masuk ke gawang sendiri dan mengubah skor menjadi 1-1, membatalkan keunggulan 1-0 Al Nassr. Akibat kejadian ini, kans untuk mengunci gelar juara lebih awal dipastikan melayang di depan pendukung sendiri.

Cristiano Ronaldo yang telah ditarik keluar pada menit ke-83 tampak menunjukkan gestur frustrasi di bangku cadangan saat melihat gol penyeimbang tersebut. Peraih lima Ballon d'Or itu terlihat menggelengkan kepala sebelum berjalan menuju lorong pemain dengan wajah kecewa.

Meskipun gagal menang, Ronaldo tetap memberikan pesan penyemangat bagi tim dan para penggemar melalui kanal media sosialnya. Penyerang asal Portugal itu menegaskan bahwa perjuangan timnya masih menyisakan satu langkah krusial lagi.

"Impian sudah dekat. Tetap tegak, kita punya satu langkah lagi yang harus diambil! Terima kasih semuanya atas dukungan yang luar biasa malam ini," kata Ronaldo melalui akun X miliknya.

Saat ini, Al Nassr masih memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin atas rival terdekatnya, Al Hilal. Namun, posisi mereka belum sepenuhnya aman karena Al Hilal masih menyimpan satu tabungan pertandingan lebih banyak dibandingkan Al Nassr.

Al Nassr diwajibkan setidaknya meraih poin pada laga terakhir melawan Damac untuk memastikan gelar juara tetap berada di tangan mereka. Di sisi lain, Al Hilal harus memenangkan dua laga sisa dan mengejar defisit selisih gol sebanyak lima poin untuk melakukan kudeta klasemen.

Kiper Bento yang melakukan kesalahan fatal tersebut sebenarnya baru saja mendapatkan panggilan ke skuad sementara Brasil untuk Piala Dunia 2026. Tekanan pada laga terakhir diprediksi akan semakin tinggi mengingat sejarah rivalitas kedua tim dalam perebutan pemain bintang di bursa transfer sebelumnya.

Recommended