Pemerintah Alih Fungsi Gedung Negara untuk Program Sekolah Rakyat

Menteri Sosial Saifullah Yusuf umumkan kolaborasi lintas kementerian dalam pemanfaatan gedung negara menganggur untuk rintisan Sekolah Rakyat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengonfirmasi pemanfaatan sejumlah gedung milik negara untuk mendukung implementasi program Sekolah Rakyat dalam kunjungannya ke Politeknik STIA LAN Jakarta pada Rabu, 22 April 2026.

Langkah strategis ini dilakukan melalui kolaborasi lintas kementerian untuk mengalihfungsikan aset negara yang tidak terpakai menjadi fasilitas pendidikan bagi masyarakat. Dilansir dari Medcom, upaya ini bertujuan guna mempercepat penyediaan ruang belajar tanpa harus menunggu proses pembangunan gedung baru.

"Kami bekerja sama dengan berbagai kementerian untuk menggunakan gedung yang ada," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Rabu (22/4).

Beberapa instansi yang telah menyatakan keterlibatannya dalam penyediaan aset meliputi Kementerian Perhubungan serta Kementerian Pertanian. Sejumlah gedung yang saat ini dalam kondisi menganggur akan segera disiapkan sebagai lokasi sekolah rintisan.

Pemerintah menegaskan bahwa penggunaan fasilitas gedung kementerian ini bersifat sementara. Infrastruktur tersebut berfungsi sebagai solusi jangka pendek hingga pembangunan gedung sekolah permanen terealisasi di masa mendatang.

Salah satu titik lokasi rintisan berada di lingkungan lembaga negara yang telah dipersiapkan untuk menampung para siswa dalam waktu dekat. Skema kolaborasi ini dinilai jauh lebih efisien secara anggaran dan waktu operasional.

Kerja sama antarlembaga ini diproyeksikan mampu mempercepat target penambahan titik Sekolah Rakyat di berbagai wilayah. Pemerintah saat ini fokus mematangkan koordinasi teknis agar distribusi fasilitas pendidikan tersebut merata ke lokasi yang membutuhkan.

Recommended