Alter Ego berhasil mengamankan kemenangan dramatis atas RRQ dengan skor 2-1 dalam gelaran Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) Season 17 Week 3 Day 2. Hasil ini tidak hanya memperpanjang catatan kemenangan Alter Ego, tetapi juga membawa mereka merangkak naik ke papan atas klasemen sementara, seperti dilansir dari Medcom.
Sebaliknya, RRQ masih harus berjuang keras karena belum mampu meraih kemenangan match di pekan ini, meskipun dalam laga ketat melawan Alter Ego, mereka sempat mencuri satu game. Posisi RRQ masih tertahan di papan bawah klasemen sementara.
Pada game pertama, Alter Ego langsung menunjukkan agresivitas sejak awal pertandingan, berhasil mengamankan first blood di menit 1:40. Meskipun RRQ sempat mengeliminasi satu pemain Alter Ego dalam perebutan Turtle pertama, mereka gagal mengamankan objektif tersebut.
Momentum sepenuhnya beralih ke Alter Ego setelah memenangkan war sebelum Turtle kedua dan berhasil mengamankannya tanpa perlawanan. Dominasi terus berlanjut hingga menit 5:50, saat Alter Ego kembali memenangkan team fight dan memperlebar selisih gold secara signifikan.
Keunggulan tersebut dimanfaatkan dengan baik saat perebutan Turtle ketiga, di mana Alter Ego kembali memenangkan war, mengamankan objektif, dan mengeliminasi dua pemain RRQ, membuat selisih gold semakin jauh. Walaupun RRQ sempat mendapatkan momentum usai memenangkan war di menit 8:40, hal itu belum cukup untuk membalikkan keadaan.
Alter Ego menunjukkan permainan solid dalam perebutan Lord pertama, bahkan Arfy berhasil mencatatkan Maniac dalam team fight tersebut sekaligus mengamankan Lord. Meski RRQ mampu menahan serangan Lord pertama dan mencuri Lord berikutnya, Alter Ego tampil lebih konsisten. Pada perebutan Lord ketiga, Alter Ego kembali memenangkan war, dengan Arfy mencetak Savage.
Alter Ego menutup game pertama dengan kemenangan telak 26-11 dalam waktu 17:21. Yazukee dinobatkan sebagai Player of the Game berkat performa impresifnya menggunakan Leomord, dengan 8 kill dan 14 assist.
Kebangkitan RRQ di Game Kedua
Memasuki game kedua, RRQ tampil lebih agresif. Mereka berhasil mengamankan first blood dan Turtle pertama, yang meningkatkan kepercayaan diri tim dalam menjalankan strategi pick-off. Dengan kontrol permainan yang efektif, RRQ sukses mengamankan Turtle kedua dan ketiga, memperlebar keunggulan gold mereka.
Alter Ego sempat mencoba inisiasi di menit 7:15, namun upaya mereka berhasil dipatahkan oleh RRQ. Dominasi RRQ semakin terlihat dari keunggulan objektif dan turret, bahkan mereka berhasil mengamankan Lord pertama tanpa perlawanan berarti dari Alter Ego.
Sebuah war terjadi sebelum Lord memasuki base Alter Ego, di mana RRQ berhasil mengeliminasi empat pemain lawan. Meskipun Alter Ego mampu menahan serangan tersebut, RRQ kembali mengamankan Lord kedua tanpa hambatan.
Tekanan konsisten yang dilancarkan RRQ akhirnya membuahkan hasil. Mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menutup game kedua dengan skor 16-3 dalam waktu 13:50. Idok menjadi Player of the Game berkat perannya sebagai roamer yang gemilang dengan 12 assist menggunakan Chip.
Game Penentuan yang Sengit dan Kemenangan Alter Ego
Game penentuan berlangsung sengit sejak early game, dengan kedua tim saling bertukar kill di menit 1:45. War pertama di perebutan Turtle berhasil dimenangkan RRQ, yang juga mengamankan objektif serta dua eliminasi.
Alter Ego tak tinggal diam dan berhasil membalas di perebutan Turtle kedua. Mereka memenangkan war dan mengamankan objektif, membuat jalannya pertandingan kembali seimbang. Menjelang Turtle ketiga, Alter Ego sempat mengeliminasi dua pemain RRQ, namun RRQ tetap berhasil mengamankan objektif tersebut.
Pertandingan terus berjalan ketat hingga memasuki mid game. Pada menit ke-9, Alter Ego kembali memenangkan war penting dengan mengamankan dua pemain RRQ, yang membuat mereka unggul dari sisi gold. Momentum ini dimanfaatkan untuk mengamankan Lord pertama, meskipun masih berhasil ditahan oleh RRQ.
Alter Ego kembali mendapatkan keuntungan besar sebelum Lord kedua setelah mengeliminasi tiga pemain RRQ, termasuk jungler lawan. Hal ini memungkinkan Alter Ego mengamankan Lord tanpa kontes, meskipun sekali lagi berhasil ditahan.
Puncaknya terjadi di menit 16:40, ketika Alter Ego memenangkan war krusial berkat aksi Arfy yang menggunakan Winter Truncheon dengan sangat efektif. Mereka berhasil melakukan wipe out dan langsung menekan hingga menghancurkan base utama RRQ.
Alter Ego memastikan kemenangan 2-1 dengan skor akhir 18-13 dalam waktu 17:21. Arfy dinobatkan sebagai Player of the Match berkat performa gemilangnya menggunakan Harith dengan catatan 2 kill dan 12 assist. Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Alter Ego sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di MPL ID S17. Sementara itu, RRQ diharapkan segera berbenah untuk bangkit di pekan-pekan selanjutnya.