Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa memberikan pembelaan terhadap penyerang Kylian Mbappe yang mendapat gelombang kritik pasca-kegagalan timnya melaju ke semifinal Liga Champions setelah ditumbangkan Bayern Munchen pada laga leg kedua perempat final, 16 April lalu.
Kritikan tajam mengalir kepada penyerang Timnas Prancis tersebut karena dinilai minim kontribusi dalam membantu sektor pertahanan, terutama setelah Eduardo Camavinga menerima kartu merah pada menit ke-86. Berdasarkan laporan dari Bola, Los Blancos kalah dengan skor 3-4 di Allianz Arena, sehingga gagal lolos akibat kalah agregat 4-6 setelah pada leg pertama di Santiago Bernabeu juga menyerah 1-2 pada 8 April 2026.
Alih-alih menyalahkan sang penyerang atas hasil minor tersebut, Alvaro Arbeloa justru pasang badan untuk melontarkan pembelaan tegas kepada anak asuhnya.
"Tidak ada yang perlu disesali dari Kylian. Dia tampil luar biasa, mencetak gol di kedua leg, dan menjadi ancaman konstan bagi pertahanan lawan," tegas Arbeloa.
Pelatih berusia 43 tahun itu menilai bahwa kontribusi performa pertahanan yang ditunjukkan oleh sang pemain di atas lapangan hijau sudah maksimal.
"Dia sudah memberikan segalanya dalam bertahan. Kerjanya sangat keras. Saya sangat puas dengan performanya pada pertandingan itu," lanjut pelatih berusia 43 tahun tersebut.
Secara individu, performa Mbappe pada musim keduanya bersama Los Blancos sebenarnya tetap impresif melalui torehan 40 gol di semua kompetisi. Kendati demikian, ambisinya merengkuh trofi Liga Champions yang menjadi alasan utama kepindahannya dari Paris Saint-Germain harus kembali tertunda, sementara mantan klubnya justru telah sukses meraih gelar juara pada musim lalu.