Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, fokus membenahi ketajaman lini serang anak asuhnya menjelang laga pekan ke-31 BRI Super League musim 2025/2026 melawan Persija Jakarta. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, pada Senin (4/5/2026) pukul 19.00 WIB.
Dilansir dari Bola, Lemos menyoroti kegagalan timnya mengonversi peluang menjadi gol saat takluk 0-1 dari Dewa United pada pekan sebelumnya. Kekalahan tersebut memutus tren positif Laskar Kalinyamat yang sempat tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan berturut-turut.
"Tentu saja kami harus bisa mencetak gol. Itulah yang sebetulnya menjadi masalah kami saat kalah dari Dewa United. Sebab, kami sebetulnya bisa menciptakan peluang, tetapi ketika masuk sepertiga akhir kami sering melewatkannya," ujar Mario Lemos, Pelatih Persijap Jepara.
Berdasarkan data statistik putaran kedua, Persijap tercatat mengalami kebuntuan skor dalam enam dari 13 pertandingan terakhir. Tiga laga berakhir dengan kekalahan tipis, sementara tiga laga lainnya berakhir imbang tanpa gol saat menghadapi Bali United, Persis Solo, dan Persik Kediri.
Mario Lemos menegaskan bahwa ia tidak terlalu merisaukan kreativitas tim karena anak asuhnya tetap mampu menciptakan peluang matang. Pelatih asal Portugal itu menilai kegagalan mencetak gol lebih disebabkan oleh faktor detail penyelesaian akhir dan aspek keberuntungan di lapangan.
Persijap memiliki modal kepercayaan diri yang kuat karena belum terkalahkan di kandang sepanjang putaran kedua ini. Dari enam laga di Stadion GBK Jepara, mereka meraih lima kemenangan dan satu hasil imbang, serta hanya kebobolan dua gol dengan catatan empat kali tanpa kemasukan.
Laskar Kalinyamat saat ini menempati peringkat ke-13 klasemen sementara dan telah menjauh dari zona degradasi. Persiapan singkat akan dimaksimalkan tim pelatih untuk meningkatkan aspek klinis para pemain depan seperti Carlos Franca sebelum menjamu tim tamu dari Jakarta.