Ambisi Marc Marquez Tetap Menyala di MotoGP

Marc Marquez, di usia 32 tahun dan musim ke-13 di MotoGP, menegaskan ambisinya tetap membara untuk meraih gelar juara dunia.

Walaupun kariernya mendekati senja, semangat Marc Marquez tetap membara. Pembalap Ducati ini menegaskan bahwa motivasinya untuk menjadi yang terbaik tidak pernah padam.

Usia 32 tahun dan 13 musim di MotoGP menandai bahwa Marc Marquez lebih dekat ke akhir karier balapnya. Sembilan kali juara dunia ini akan kembali berlaga musim depan, menuntaskan tahun terakhir kontraknya dengan Ducati.

Marquez mengakui bahwa masa depannya masih belum pasti. Akan tetapi, selama ia masih membalap, ia menegaskan motivasinya tidak akan berubah.

"Sulit untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan, tapi jika saya masih balapan, ambisinya akan selalu sama," kata Marquez.

Menurutnya, ia selalu berusaha untuk menjadi lebih baik setiap hari. "Saya selalu percaya, sepanjang 365 hari dalam setahun, bangun dan tidur dipenuhi pemikiran tentang bagaimana menjadi lebih baik. Tentu, ada hari-hari untuk beristirahat, dan itu baik untuk pikiran, tapi istirahat juga soal bagaimana bisa tampil lebih maksimal setelahnya," lanjutnya.

Marquez menegaskan komitmennya untuk memberikan yang terbaik. "Jika saya masih balapan, itu untuk memberikan seratus persen, dengan ambisi yang sama, itulah yang saya kejar. Bab berikutnya adalah tahun depan, 2026, dan di sanalah kami akan mencoba kembali meraih gelar dunia," kata mantan pembalap Honda ini.

Saat ini, Marquez hanya memerlukan satu gelar lagi untuk menyamai rekor delapan gelar kelas utama milik Giacomo Agostini. Ia juga terpaut 15 kemenangan dari rekor kemenangan sepanjang masa kelas utama Valentino Rossi.

Di antara para pembalap MotoGP saat ini, Johann Zarco, 35 tahun, adalah satu-satunya yang lebih tua dari Marquez. Kiprah Marquez di musim depan tentu sangat dinantikan.

Recommended