PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) resmi mengirimkan perwakilan tim penyelamat untuk berlaga dalam ajang internasional Mine Rescue Competition 2026 di Zambia, Afrika, yang dijadwalkan berlangsung mulai Sabtu (25/4/2026) hingga 7 Mei mendatang.
Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, keterlibatan anggota grup MIND ID ini bertujuan untuk menguji sekaligus meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia dalam menangani situasi darurat di sektor industri pertambangan global.
Tim delegasi yang dinamai Garuda Mine Rescue Team (GMRT) tersebut merupakan gabungan personel dari berbagai unit bisnis, termasuk Yoga Prasetya, Fani Farizal, Laode Maliki, serta dipimpin oleh Mohammad Asril Sarimuddin.
"Keikutsertaan ANTAM dalam ajang ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan standar keselamatan kerja yang unggul serta meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia," kata Wisnu Danandi, Corporate Secretary ANTAM dalam keterangan resminya, Rabu (22/4/2026).
International Mine Rescue Competition (IMRC) 2026 akan diikuti oleh sembilan negara, antara lain Kanada, Australia, Polandia, Tiongkok, India, Kolombia, Pantai Gading, serta tuan rumah Zambia dan Indonesia.
Para peserta bakal bersaing dalam lima kategori kompetisi teknis, yakni penyelamatan tambang bawah tanah (Underground Mine Rescue), pertolongan pertama (First Aid), pemadaman kebakaran (Fire Fighting), uji bangku (Bench Test), dan penyelamatan tali ketinggian (High Angle Rope Rescue).
Sebelum bertolak ke Afrika, tim GMRT telah merampungkan program pemusatan latihan intensif di Banyuwangi pada 5 hingga 19 April 2026 guna mematangkan simulasi penanganan kondisi darurat yang realistis.
Wisnu Danandi menambahkan bahwa partisipasi ini juga diproyeksikan sebagai media pertukaran pengetahuan antarnegara untuk memperkuat praktik keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan (K3L) yang berkelanjutan di internal perusahaan.