Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) bersama SUN meresmikan kompetisi inovasi Green Mining Innovation Challenge (Greenovation) 2026 pada Kamis, 23 April 2026, guna mempercepat transisi energi rendah karbon di sektor pertambangan.
Program ini bertujuan mencari solusi konkret terkait efisiensi energi, penguatan daya saing, dan dekarbonisasi operasional tambang di tengah tekanan global untuk menurunkan emisi gas rumah kaca. Dilansir dari Medcom, inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam mendukung agenda hilirisasi pemerintah.
Kompetisi Greenovation 2026 menitikberatkan pada dua fokus utama yang dianggap krusial bagi masa depan industri. Area pertama meliputi optimalisasi bauran energi melalui sistem hybrid dan manajemen energi cerdas untuk menekan biaya operasional.
Fokus kedua diarahkan pada elektrifikasi kendaraan serta alat berat tambang, termasuk pengembangan infrastruktur pengisian daya dan strategi implementasi armada listrik secara terukur. Hal ini diharapkan mampu mengubah lanskap operasional tambang menjadi lebih modern.
"Greenovation diharapkan menjadi ruang pertukaran gagasan dan pengembangan teknologi yang dapat membantu industri beradaptasi serta meningkatkan efisiensi secara berkelanjutan," kata Gita Mahyarani, Executive Director APBI-ICMA.
Director of Power SUN, Emmanuel Jefferson Kuesar, menambahkan bahwa pengelolaan energi saat ini telah menjadi faktor strategis bagi perusahaan. Optimalisasi bauran energi dinilai akan memperkuat posisi perusahaan dalam menghadapi dinamika pasar global yang terus berubah.
Sementara itu, Director of Mobility SUN Karina Darmawan menegaskan pentingnya inovasi yang berdampak nyata pada efisiensi tanpa mengganggu efektivitas produksi. Penyelenggara melibatkan juri dari unsur pemerintah, akademisi, hingga riset untuk menilai implementasi ide tersebut.
Para pemenang kompetisi akan mendapatkan total hadiah senilai ratusan juta rupiah. Selain materi, pemenang kategori Gold Winner dijadwalkan melakukan kunjungan ke pusat inovasi teknologi energi terbarukan di China untuk mendapatkan eksposur teknologi global.