Elemen akar rumput sepak bola Jawa Timur mendesak PSSI Pusat untuk segera menyelenggarakan Kongres Pemilihan PSSI Jawa Timur pada Jumat (1/5/2026). Langkah ini diambil guna menghindari ketidakpastian organisasi yang berpotensi menghambat persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027.
Gelombang tekanan muncul dari forum silaturahmi yang terdiri atas Asosiasi Kabupaten (Askab), Asosiasi Kota (Askot), dan klub-klub di wilayah Jawa Timur. Dilansir dari Bola, penundaan kongres dinilai hanya akan memperkeruh suasana internal Asprov PSSI Jatim.
Calon Ketua Umum PSSI Jawa Timur, Raja Siahaan, menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan kongres yang lebih cepat. Ia menyebutkan bahwa ketidakpastian jadwal saat ini telah mengganggu stabilitas ekosistem sepak bola di daerah tersebut.
"Saya sepakat dengan itu, karena bagi saya, semakin cepat kongres digelar, semakin baik. Namun, kita tetap menghormati langkah Plt. Asprov Jawa Timur yang akan mengirim surat ke PSSI Pusat," kata Raja Siahaan, Calon Ketua Umum PSSI Jawa Timur.
Ketegangan organisasi ini memuncak setelah Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Jatim, Khairul Anwar, menerbitkan surat keputusan susunan kepengurusan baru pada 23 Februari 2026. Keputusan tersebut dianggap menyalahi prosedur statuta oleh sejumlah pihak.
Juru Bicara Forum Silaturahmi Sepak Bola Jawa Timur, Saiful Anwar, menyatakan penunjukan pengurus oleh Plt adalah bentuk pelanggaran wewenang. Menurutnya, penetapan struktur kepengurusan seharusnya menjadi hak prerogatif Ketua Umum definitif hasil kongres.
Kondisi mendesak juga dipicu oleh habisnya masa jabatan 18 kepengurusan Askab dan Askot dalam waktu dekat. Forum tersebut mengancam akan mendatangi kantor PSSI di Jakarta jika tuntutan jadwal kongres tidak segera dipenuhi oleh federasi pusat.
Dukungan mobilisasi massa diperkuat oleh Ketua PSSI Kabupaten Pamekasan, Abdul Rozak, yang mengklaim siap mengerahkan ribuan orang ke ibu kota. Ia menilai maraknya penunjukan Plt di berbagai daerah merusak stabilitas dan menghambat program pembinaan atlet.
Plt Ketua PSSI Jatim dijadwalkan mengirimkan surat resmi permohonan jadwal kongres kepada PSSI Pusat pada 5 Mei 2026. Sesuai statuta, PSSI Pusat memiliki waktu maksimal 14 hari untuk merespons surat permohonan tersebut guna menentukan langkah organisasi selanjutnya.