Tim Aprilia Racing menunjukkan dominasi signifikan dalam balapan utama MotoGP musim 2026 dengan memenangkan tiga seri secara berturut-turut hingga April 2026. Performa motor RS-GP dilaporkan sangat kompetitif saat menggunakan ban belakang kompon medium pada kondisi cuaca yang panas.
Dilansir dari Bola, terdapat perbedaan mencolok antara hasil balapan utama hari Minggu dengan sesi Sprint. Sejak regulasi ban belakang diperketat menjadi hanya pilihan lunak dan medium, Aprilia tercatat baru mengoleksi satu kemenangan di sesi Sprint dibandingkan tiga kemenangan di balapan utama.
Manajer tim Aprilia, Paolo Bonora, mengungkapkan bahwa karakteristik motor mereka sangat cocok dengan suhu tinggi dan kestabilan ban medium. Pada MotoGP Spanyol yang berlangsung Minggu, 26 April 2026, Aprilia tetap tampil kuat meski kemenangan direbut Alex Marquez dari Ducati.
Dalam balapan di Sirkuit Jerez tersebut, pembalap Aprilia Marco Bezzecchi berhasil mengamankan posisi kedua, sementara Jorge Martin menyusul di urutan keempat. Bonora menilai penggunaan ban medium memberikan kendali tenaga yang lebih baik bagi para pembalap hingga akhir perlombaan.
"Ban belakang kompon medium memberi stabilitas yang kami butuhkan, baik untuk motor maupun pembalap. Dengan kondisi itu, pembalap bisa mengelola tenaga motor dengan lebih baik hingga akhir balapan," kata Paolo Bonora, Manajer Tim Aprilia.
Hasil positif pada hari Minggu tersebut menjadi evaluasi penting setelah seluruh pembalap Aprilia gagal meraih poin pada sesi Sprint di hari Sabtu. Masalah prosedur dialami Jorge Martin, sedangkan Marco Bezzecchi mengalami kendala teknis akibat tear-off pelindung helm.
Bonora menegaskan bahwa kegagalan di sesi Sprint bukan merupakan kesalahan dari para pembalap melainkan faktor situasional. Tim kini fokus menjaga pola pikir positif untuk mempertahankan konsistensi performa pada seri-seri MotoGP berikutnya di musim ini.