Aprilia Dominasi MotoGP 2026 dan Pimpin Tiga Klasemen Sekaligus

Aprilia mencetak sejarah di MotoGP 2026 dengan memimpin klasemen pembalap, konstruktor, dan tim sebelum memasuki seri Eropa.

Aprilia Racing mengukir sejarah baru pada musim MotoGP 2026 dengan menguasai tiga kategori klasemen sekaligus, yakni pembalap, konstruktor, dan tim menjelang bergulirnya seri Eropa. Seperti dilansir dari Bola, pencapaian ini menjadi titik balik besar bagi pabrikan asal Italia yang sempat terpuruk di papan bawah sejak kembali ke kelas utama pada 2015.

Dominasi ini terlihat dari performa lini pembalap mereka yang sukses memenangkan empat dari enam balapan yang sudah berjalan, baik di sesi Sprint Race maupun Main Race. Marco Bezzecchi tampil gemilang dengan memimpin seluruh lap dalam tiga balapan utama hari Minggu, sementara rekan setimnya, Jorge Martin, berhasil mengamankan kemenangan di Sprint Race serta menjadi runner-up dalam dua balapan utama terakhir.

"I rasa sudah jelas bahwa, sejauh ini, motor terbaik adalah Aprilia. Dan itu kabar baik!" kata CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola saat diwawancara presenter MotoGP, Jack Appleyard beberapa saat setelah kemenangan Marco Bezzecchi pada balapan MotoGP Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

Keberhasilan di Circuit of the Americas (COTA) menjadi indikator kuat kekuatan Aprilia untuk sisa musim ini karena menjadi momen pertama penggunaan casing ban belakang standar. Rivola mengaku tidak terkejut dengan performa motor RS-GP teranyar karena data teknis internal memang sudah menunjukkan sinyal kompetitif sejak awal.

"Jelas bahwa motor ini benar-benar berkinerja baik tahun ini. Saya tidak ingin sombong, tetapi saya tidak terlalu terkejut, dalam artian angka-angka yang menunjukkan bahwa motor ini kompetitif memang ada." ujar Rivola kepada Sky Italia.

"Hari demi hari, saya harus mengatakan bahwa motor ini cepat hampir di mana-mana. Jelas, sekarang kita sampai di Jerez di mana banyak yang telah melakukan sesi tes, termasuk kita meski sedikit, dan kita akan melihat di mana posisi kita." tambah Rivola.

"Saat ini, saya merasa ingin mengatakan bahwa Aprilia jadi motor benchmark. Mungkin kita tidak terhabitude mendengar itu, tetapi angka-angka mengatakan demikian hari ini. Dan dari sini hingga mengatakan apakah kita favorit atau bukan… kita berada di depan sekarang, itu sudah cukup," tambahnya.

Saat ini, Marco Bezzecchi berada di puncak klasemen pembalap dengan keunggulan tipis empat poin dari Jorge Martin, meskipun sempat kehilangan potensi 24 poin akibat terjatuh di Sprint Race Buriram dan COTA. Persaingan ketat ini akan berlanjut pada seri MotoGP Spanyol yang dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 26 April.

Di sisi lain, para pesaing dari pabrikan lain masih tertinggal cukup jauh di belakang duo Aprilia. Pedro Acosta dari KTM menjadi pembalap non-Aprilia terbaik dengan selisih 21 poin, disusul Fabio di Giannantonio dari Ducati yang berjarak 31 poin, sedangkan juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, masih mengalami kesulitan pada balapan hari Minggu dan tertinggal 36 poin dari puncak klasemen.

Recommended